6 hal yang perlu Anda ketahui tentang sesi Isbat

Uncategorized90 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Diselenggarakan oleh Kementerian Agama Sidang isbat Untuk menentukan awal Ramadhan 1445 Hijriah, Minggu 10 April 2024, hasil sidang Isbat ini akan menentukan awal Ramadhan pada 11 atau 12 Maret 2024 tahun ini. Tentang sidang Isbat.

1. Penentuan awal bulan Hijriah

Masa Isbat merupakan keputusan penentuan awal bulan dalam penanggalan Hijriah. Dalam sidang Isbat, hasilnya menghitung (perhitungan) dan rukyat (pengamatan) dipelajari bersama-sama untuk mendapatkan keputusan yang tepat dan terbaik. Hasil sidang Isbat tersebut diterbitkan dalam bentuk keputusan Menteri Agama agar mempunyai kekuatan hukum yang dapat diatur oleh rakyat.

2. Metode pengambilan keputusan

tersebut di antaraMasa Isbat merupakan mekanisme pengambilan keputusan mengenai awal bulan Hijriah. Sebab, banyak organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Indonesia yang mempunyai cara dan standar tersendiri dalam menentukan awal bulan Hijriah. Alhasil, periode Isbat menjadi wadah diskusi para ulama, astronom, dan ahli astronomi dari berbagai organisasi Islam, termasuk instansi terkait, untuk menentukan penanggalan Hijriah.

3. Berpartisipasi dalam berbagai institusi

Berbagai lembaga dan organisasi Islam di Indonesia menghadiri sesi Isbat pertunjukan tersebut. Diantaranya para duta besar negara Islam, pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama RI, serta anggota BHR Kementerian Agama. Selain itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, perwakilan Mahkamah Agung, perwakilan Majelis Ulama Indonesia, perwakilan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), perwakilan Badan Informasi Geospasial (BG) ), perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan lembaga/perwakilan instansi terkait lainnya.

4. Dibuat di negara-negara Arab

Selain di Indonesia, sidang Isbat juga dilaksanakan di negara-negara Arab. Setelah menerima laporan Ruqyat dari lembaga resmi pemerintah atau perorangan yang disahkan dan diterima oleh Pengadilan Tinggi, mereka melakukan sidang Isbat. Bedanya, Indonesia menggunakan metode diskusi dengan seluruh peserta sesi ISBAT.

Baca Juga  Kasus ibu rumah tangga yang melompat dari lantai 3 rumah majikan di Tangerang, polisi mengungkap ada komplotan yang membuat KTP palsu.

5. Dibagi menjadi tiga tingkatan

Sidang Isbat dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama, berdasarkan hasil perhitungan matematis (perhitungan astronomi) mulai pukul 17.00 WIB, posisi hilal awal Ramadhan 1445 Hijriah. Kemudian tahap kedua, sidang Isbat dilaksanakan secara tertutup usai salat Maghrib. Kemudian tahap ketiga memberikan siaran pers terkait hasil sidang Isbat yang disiarkan melalui media sosial Kementerian Agama.

6. Sehubungan dengan pembentukan Badan Matematika dan Ruqyat (BHR).

Sidang Isbat dilaksanakan untuk menentukan hari pertama Ramadhan dan Idul Fitri Pada tahun 1950-an. Sejarah diselenggarakannya masa Isbat tidak lepas dari berdirinya Badan Matematika dan Rukyat (BHR) pada tahun 1972. Badan Matematika dan Rukyat bertugas menentukan hari besar Islam dan hari libur nasional yang berlaku di seluruh Indonesia. Selain itu, permulaan bulan Islam juga berkaitan dengan ibadah umat Islam, yang menjaga persatuan umat Islam, dan menghilangkan pertentangan dan perbedaan pendapat para ulama perhitungan dan ruqyat.

MEUTIA MURTI DEWI | MYESHA FATINA RACHMAN | LAILI IRA | Han Revanda Putra | di antara

Pilihan Editor: Kemenag mengacu pada fatwa MUI yang disebut buang-buang uang di masa Isbat

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *