Amerika Serikat mengadopsi resolusi gencatan senjata ketiga di Gaza.

Uncategorized221 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Seperti yang dijanjikan, Amerika Serikat pada hari Selasa kembali menolak rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai perang di Gaza, menolak seruan untuk segera melakukan gencatan senjata kemanusiaan.

Tiga belas anggota dewan memberikan suara mendukung teks Aljazair, sementara Inggris abstain. Permusuhan saat ini dimulai pada bulan Oktober 7.

Duta Besar Aljazair untuk PBB, Amar Bendjama mengatakan kepada dewan bahwa “pemungutan suara yang mendukung rancangan resolusi ini berarti mendukung hak hidup warga Palestina. Sebaliknya, pemungutan suara oposisi menunjukkan penerimaan atas kekerasan brutal terhadap mereka dan hukuman kolektif. ” Pemungutan suara.

Duta Besar Amerika untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan pada hari Sabtu bahwa Amerika Serikat akan menolak rancangan resolusi tersebut, dengan alasan kekhawatiran bahwa hal itu dapat membahayakan perundingan antara Amerika Serikat, Mesir, Israel dan Qatar untuk mengakhiri perang dan menentang pembebasan resolusi tersebut. sandera. Di Jalur Gaza oleh Hamas.

“Menyerukan gencatan senjata segera dan tanpa syarat tanpa kesepakatan yang mengharuskan Hamas melepaskan sandera tidak akan membawa perdamaian abadi,” kata Thomas-Greenfield kepada dewan sebelum pemungutan suara.

AS kini telah mengusulkan rancangan resolusi yang menyerukan gencatan senjata sementara dan menentang serangan darat besar-besaran yang dilakukan sekutunya Israel di Rafah, menurut laporan Reuters pada hari Senin. Dia mengatakan dia berencana memberikan waktu untuk negosiasi dan tidak terburu-buru untuk memberikan suara.

Sejauh ini, Washington telah menolak istilah “gencatan senjata” dalam setiap tindakan PBB mengenai permusuhan antara Israel dan kelompok oposisi Hamas, tetapi teks tersebut mencerminkan bahasa yang digunakan Presiden Joe Biden dalam pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pekan lalu. .

Rancangan resolusi AS menunjukkan bahwa Dewan Keamanan “mendukung perjanjian gencatan senjata sementara di Gaza sesegera mungkin, berdasarkan formula semua sandera, dan menyerukan pencabutan semua hambatan dalam pengiriman bantuan kemanusiaan.”

Baca Juga  Putra Snoop Dogg yang berusia 24 tahun menderita stroke setelah menyadari gangguan serangan otak tersebut.

Reuters

Pilihan Editor: Jika Prabowo menang, kelemahan era Jokowi akan terus berlanjut

klik disini Dapatkan berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *