Apa jadinya jika Anda digigit nyamuk ber-Wolbachia?

Uncategorized207 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaWolbachia Mereka adalah jenis bakteri yang paling umum ditemukan pada serangga, termasuk nyamuk. Sering digunakan dalam upaya pengendalian nyamuk karena mencegah nyamuk menyebarkan penyakit seperti demam berdarah, Zika, dan penyakit lainnya. Lalu, apa yang terjadi jika Anda digigit? Nyamuk Wolbachia?

1. Tidak mempunyai dampak langsung terhadap manusia

Nyamuk yang terinfeksi Wolbachia biasanya tidak menimbulkan bahaya langsung saat menggigit manusia. Wolbachia pada nyamuk umumnya tetap berada di dalam tubuh nyamuk dan tidak menular ke manusia saat nyamuk menggigit.

Menurut peneliti Wolbachia Riris Andono Ahmed dari Universitas Gadja Mada, meski rasa gatal akibat gigitan nyamuk Wolbachia masih sama dengan nyamuk Aedes aegypti pada umumnya, namun nyamuk tersebut tidak menularkan virus demam berdarah.

2. Dampak terhadap penyakit yang ditularkan oleh nyamuk

Peneliti yang sering disapa Dhoni ini mengesampingkan adanya perpindahan racun atau bakteri dari nyamuk ke serangga lain, hewan, atau manusia. Menurutnya, bakteri Wolbachia hanya bisa hidup di sel tubuh serangga, sehingga bakteri tersebut mati setelah keluar dari sel tubuhnya.

Artinya Wolbachia dapat mengganggu reproduksi dan siklus hidup nyamuk. Penelitian menunjukkan bahwa ketika nyamuk Aedes aegypti (penyebab demam berdarah dan Zika) terinfeksi Wolbachia, bakteri ini mengurangi kemampuan nyamuk untuk menularkan virus tersebut. Hal ini dapat menjadi metode pengendalian vektor yang efektif untuk mengurangi penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.

iklan

3. Mampu mengendalikan nyamuk

Pengendalian vektor dilakukan untuk mengurangi jumlah nyamuk pembawa penyakit dengan melepaskan nyamuk ber-Wolbachia ke populasi liar. Ketika nyamuk yang mengandung Wolbachia dilepaskan ke alam liar, hal ini dapat membantu mencegah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.

tersebut indonesia.go.id, Wolbachia merupakan penemuan yang melumpuhkan virus demam berdarah dengue (DBD) yang terdapat dalam tubuh nyamuk Aedes aegypti sehingga mencegah penularan virus dengue ke manusia.

Baca Juga  BPBD DKI minta masyarakat waspadai potensi gelombang capai dua meter

tersebut Pusat Pengendalian dan Pencegahan PenyakitKomunitas di Texas dan Kalifornia yang melepas nyamuk ber-Wolbachia melaporkan adanya penurunan jumlah nyamuk. Nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang terinfeksi Wolbachia telah berhasil digunakan di Singapura, Thailand, Meksiko dan Australia.

di antara

Pilihan Editor: Formula nyamuk Wolbachia dikatakan dapat menurunkan demam berdarah.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *