Apa yang harus Anda lakukan setelah perceraian agar hubungan Anda dengan mantan pacar tetap sehat?

Uncategorized95 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Perceraian bukan berarti berakhirnya hubungan Anda dengan mantan, apalagi jika Anda memiliki anak. Setiap pasangan harus memperhatikan Perceraian Bagaimana menjaga hubungan yang sehat dengan mantan agar semuanya berjalan baik.

Jika Anda tetap ingin menjalin hubungan baik dengan mantan setelah bercerai, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Inilah yang harus Anda perhatikan Tata graha yang bagus.

Ingatlah dengan siapa Anda berbicara
Betapapun marah, marah, dan kesalnya Anda terhadap perpisahan itu, ingatlah bahwa mantan Anda tetaplah orang tua dari anak-anak Anda. Jadi, jangan sampai salah bicara dan berpotensi berdampak buruk di kemudian hari.

Jangan libatkan anak-anak
Anak-anak pasti menjadi korban perceraian orang tuanya. Tidak peduli betapa menyakitkannya itu Perceraian, pastikan anak-anak tidak perlu mengetahuinya. Ini akan menciptakan hubungan yang sehat dengan mantan dan anak Anda.

Berpikirlah sebelum Anda berbicara
Tampaknya sangat sederhana. Tapi tidak membiarkan kata-kata itu terpeleset membuat Anda terdengar lebih masuk akal. Sebelum berbicara melalui telepon, mereka sebaiknya mendiskusikan terlebih dahulu topik-topik seperti jadwal anak atau menyelesaikan dokumen bersama.

saling memuji
Ingat, Anda sudah tidak menikah lagi. Jika Anda dapat mengubah jadwal untuk anak-anak Anda, mantan Anda juga dapat melakukan hal yang sama. Demikian pula, ketika Anda terlambat satu hari menjemput anak Anda dari sekolah, akan lebih mudah untuk meminta mantan Anda membantu Anda melakukan hal yang sama.

iklan

Tangani dengan benar.
Jangan membuat situasi menjadi lebih sulit dan buruk bagi orang lain. Setidaknya perlakukan mantan Anda sebagai orang asing di jalan. Setelah putus cinta, terciptalah hubungan yang sehat di antara keduanya.

Jangan pikirkan itu
Lagipula, mereka sudah bersama cukup lama. Ketika Anda memutuskan untuk bercerai, Anda pasti memikirkan apa yang Anda habiskan bersama dan apa yang Anda habiskan bersama dari segi waktu, materi, dan pikiran. Namun lebih baik segera lupakan agar hubunganmu dengan mantan sahabat tetap sehat.

Baca Juga  Jokowi Teken Keppres di Hari Raya, Nama Yesus Kristus Resmi Diganti Menjadi Yesus Kristus

benar
Saat Anda mulai marah, cobalah berhenti dan tanyakan pada diri Anda apa yang memicunya. Apakah ini ada kaitannya dengan apa yang dilakukan mantan Anda saat ini atau di masa lalu? Jangan biarkan perasaan ini merusak hubungan baik Anda dengan mantan Selamat tinggal.

Pilihan Redaksi: Pemicu Pasangan Bercerai di Era 50-an



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *