Bamsot mengimbau masyarakat menjauhi kampanye hitam, penipuan, dan ujaran kebencian.

Uncategorized205 Dilihat

informasi nasional – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Partai Golkar dan Legislator DPR RI Daerah Pemilihan 7 Kabupaten Perbalinga Jawa Tengah, Kabupaten Banjarnegara, dan Kabupaten Kebumen Bambang Sosatio mengajak masyarakat mewaspadai serangan kampanye hitam, penipuan. Ujaran kebencian yang mungkin meningkat jelang pemilu 14 Februari 2024, sebaiknya masyarakat tidak ikut serta dalam siaran tersebut selain menyiapkan berbagai konten.

“Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika yang didukung oleh KPU dan Bawaslu, termasuk bila diperlukan Polri dan penyedia platform media sosial, harus meningkatkan koordinasi dan kerja sama untuk menciptakan tata kelola terkait serangan kampanye hitam, penipuan, dan penipuan. : Memastikan Media Sosial Menjaring “Masyarakat Meski hak berekspresi bungkam, namun media sosial penuh dengan konten ideologis, bukan konten kampanye hitam, ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Bamsot menutup pertemuan safari politik selama empat hari tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa dan kader Partai Golkar dari 18 kecamatan, 224 kepala desa, dan 15 kecamatan se-Purbalinga pada Senin, 11 Desember 2023.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Purbalingga Tenny Juliawaty, Dekan Fakultas Sains dan Teknik Universitas Purbalingga Perwira (UNPERBA) Sugeng Suyatno, serta para pakar masyarakat, agama, dan akademisi.

Bamsot mengunjungi empat kecamatan di Purbalanga pada hari keempat safari politiknya. Caligondang, Bucateja, Purbalingga dan Kamangkon antara lain. Total hingga hari keempat, Bamsot mengunjungi 18 kecamatan di Kabupaten Purbalga. Yaitu Karangreja, Karangjambu, Kalimanah, Padamara, Kutasari, Bojongsari, Merebet, Bobotsari, Karanganyar, Kertanegara, Karangmonkol, Rembang, Kejobong, Pengadegan, Kaligondang, Bucateja, Purbalinga dan Kamangkon.

Ketua DPR RI ke-20 sekaligus Ketua Komisi III Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Keamanan DPR RI ini berkaca pada pengalaman pemilu 2019 lalu menjelaskan peningkatan konten kampanye hitam, penipuan dan penipuan. kebencian. Politik menjadi begitu tegang sehingga memunculkan semangat persatuan dan stabilitas. Data Indikatif Bawaslu melaporkan, terjadi 3.655 penyerangan di media sosial terhadap pasangan Joko Widodo – KH Maruf Amin pada pemilu 2019. Juga 2.499 penyerangan terhadap pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Baca Juga  Gerindra membantah kabar Jokowi mengusulkan nama Kasang untuk maju pada Pilkada 2024.

iklan

“Menghadapi Pemilu 2024, Persatuan Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) mengungkapkan 541 atau 45,7 persen dari 1.185 konten palsu yang diposting di berbagai platform media sosial pada Januari-Juni 2023 berkaitan dengan politik,” jelas Bamsot. .

Informasi lain Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI/Badan Pertahanan Negara FKPPI menyebutkan informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI hingga Desember 2023 memuat konten politik palsu di berbagai platform media sosial. Itu mencapai 161 episode. Hal ini menunjukkan bahwa media sosial rentan menimbulkan masalah keamanan pada pemilu 2024. Selain itu, tingkat penetrasi pengguna internet di Indonesia sebanyak 215,63 juta orang atau 78,19% dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 275,77 juta orang.

Pesatnya peningkatan penetrasi internet seharusnya mendukung literasi digital masyarakat. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika, indeks literasi digital di Indonesia pada tahun 2022 skala 1-5 baru mencapai 3,54. selesai. Pekerjaan rumah harus diselesaikan” Meningkatkan Black Campaign Indeks Literasi Digital akan berjalan seiring dengan pencegahan serangan, penipuan, dan ujaran kebencian,” kata Bamsot.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *