BareScream telah menangkap 21 penjahat dalam kasus penipuan cinta jaringan internasional

Uncategorized399 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Markas polisi BareScream menangkap 21 penjahat karena penipuan dokumen elektronik Suka selingkuh Dalam LP/B/19/2024/Bareskrim di Apartemen Kondominium Taman Angrek Tower Mall.

Menurut Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, pelaku merupakan warga negara Indonesia sebanyak 19 orang, terdiri dari 19 laki-laki dan 3 perempuan. Kemudian 2 orang laki-laki berstatus warga negara asing atau WNA.

Rabu, 17 Januari 2024, sekitar pukul 23.00 Apartemen Kondominium Tower 8 Lantai 11E 11H Mall Taman Anggrek Matahari Jalan Letjen Suparman, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, kata Polsek Djuhan dalam siaran pers penyidik. Lobi Departemen Jumat, 19 Januari 2024.

Di antara 21 pelaku, Dittipidum menetapkan tiga tersangka. Penyidik ​​merangkum jumlah korban sebanyak 367 orang di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Argentina, Brazil, Afrika Selatan, Jerman, Maroko, Turki, Portugal, Hongaria, New Jersey, India, Yordania, Thailand, Austria, Filipina, Kanada, Indonesia , Inggris, Moldova. , Rumania, Italia, Kolombia.

Kita bisa membangun kasus dari hasil penyelidikan kita, kemudian kita temukan satu korban WNI, lalu 367 WNA menjadi korban, ujarnya.

iklan

Menurut Juhan, saat ini penyidik ​​telah menemukan berbagai barang bukti, antara lain 96 unit ponsel dan 19 unit laptop merek HP. “Kami selanjutnya akan melakukan upaya investigasi dan pengembangan lebih lanjut serta terus berkoordinasi dengan imigrasi, kedutaan, dan kejaksaan,” ujarnya.

Dari kejadian tersebut, 3 orang tersangka disangkakan melanggar Pasal 45 Pasal 1 juncto Pasal 19 Tahun 27 Pasal 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Informasi dan Transaksi Elektronik Negara Republik Indonesia. Persimpangan Pasal 55 dan/atau Pasal 378 KUHP.

Pelanggar pasal yang dilanggar, yaitu sebagaimana dimaksud dalam pasal tersebut, melakukan tindak pidana dengan sengaja menyebarkan dan menyebarkan dan/atau mengakses informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memuat muatan yang melanggar kesusilaan atau penipuan, 45 Pasal 1 juncto Pasal 27 Pasal 1 Undang-Undang Republik Indonesia No. 19. A.A. Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 dan/atau Pasal 378 KUHP.

Baca Juga  Trik Mudah Game Aztec Blaze Terobosan Terbaik 2023

Pilihan Editor: Ganjar menyambut baik keluhan pekerja migran tentang berbagai masalah dalam memilih pada pemilu Hong Kong 2024



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *