Benarkah burung hantu bisa memutar kepalanya 360 derajat penuh?

Uncategorized204 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – berdasarkan analisis kerangka dan otot; Seekor burung hantu. harus Ini memutar kepala sepenuhnya 360 derajat. Namun beberapa peneliti masih skeptis.

Sudah lama diketahui bahwa burung hantu memiliki leher yang sangat lincah. Pesan burung Strigiformes terdaftar sebagai mampu Pembengkokan Kepala Memutarnya ke atas dan ke bawah, serta 270 derajat ke samping Saat mereka melindungi tubuh mereka.

Tetapi Alexandra Panyutina dari Universitas Tel Aviv di Israel dan rekan kerja Alexander Kuznetsov, peneliti independen, meragukan leher burung hantu masih lebih fleksibel. Di tahun Mereka mempublikasikan penelitian mereka dalam makalah penelitian Jurnal Morfologi Akan diterbitkan pada 26 Desember 2023.

Kedua peneliti tersebut mempelajari delapan burung hantu mati dari lima spesies berbeda dari dua institusi akademis di Rusia. Kemudian pemindai tomografi terkomputerisasi mengambil gambar (CT scan) saat setiap burung berputar sendiri.

Pemindaian ini menunjukkan bahwa burung hantu mengandalkan dua strategi saat memutar kepalanya. Pertama, mereka memelintir beberapa kombinasi di antara keduanya Tulang Di bagian leher, yang memungkinkan mereka memutar kepala hingga 126 derajat. Pada langkah kedua, ia mengambil bentuk tulang belakang dengan cara memutarnya.

Meskipun rotasi ini secara signifikan mengubah bentuk tulang belakang, Panyutina dan Kuznetsov menemukan bahwa rotasi ini tidak merusak tulang, ligamen, dan tulang. Otot Di leher burung hantu. Karenanya, Panyutina yakin. “Burung hantu hidup bisa memutar kepalanya 360 derajat penuh,” katanya Ilmuwan Baru25 Januari 2024

Michael Habib Dari Natural History Museum of Los Angeles County, Amerika Serikat, yang mempelajari beberapa hipotesis menarik. Putar kepala yang mana Ekstrem, menurut studi baru, “cukup bagus”. Tapi menurut saya kita tidak akan pernah melihat kepala burung hantu berputar penuh.

Baca Juga  Prediksi Persija Jakarta vs Barito Putera di Ligue 1: Jadwal Langsung, Fakta Menarik, H2H, Prediksi Formasi

“Mereka bertanya, ‘Apakah ada sesuatu di tulang dan otot yang mencegah rotasi 360 derajat? Dan jawabannya, yang agak mengejutkan, adalah tidak,’” kata Habib. Namun menurutnya, ciri-ciri tubuh lainnya dapat mencegah gerakan tersebut.

iklan

Habib banyak bicara Grogi Putaran 360 derajat yang berada di bawah leher dapat merusak saraf burung hantu saat ia pulih, sehingga ia tidak dapat terbang selama beberapa hari. “Saraf tidak suka stres,” katanya.

Namun Panyutina tidak setuju hal tersebut akan menjadi masalah, apalagi membuat grogi Saraf vagus melewati bagian atas otot leher. Saraf ini tidak meregang ketika tulang di bawah otot terpelintir dan tertekuk. “Saraf vagus bergerak bebas melintasi otot dan dengan mudah menemukan jalur yang lebih pendek ketika banyak dipelintir,” katanya.

Untuk mengatasi kontroversi ini, peneliti harus melakukan percobaan dengan burung hantu hidup. Panyutina mengusulkan untuk melatih burung-burung tersebut agar fokus pada sasaran tertentu dan kemudian menempatkannya pada platform berputar. Ini untuk melihat apakah Anda dapat fokus pada target saat berputar 360 derajat.

Pilihan Editor: 5 Fakta Selepuk Rinjani, Burung Hantu Terkecil di Dunia Asal Lombok



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *