Beras itu mahal, Eric Tohir: Begitu pula negara-negara lain, itulah sebabnya pemerintah hadir dengan bantuan sosial.

Uncategorized97 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Eric Tohir mengatakan harga beras mengalami kenaikan tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Mengingat situasi seperti ini, pemerintah telah memberikan bantuan pangan, kata Eric.

Dalam Kalender Ramayana menilai harga beras, “Makanya pemerintah terus memberikan bantuan kepada 22 juta keluarga. Keluarga ini terus mendapat bantuan bantuan pangan 10 kilogram (dengan bantuan pangan 10 kilogram),” Timur. Jakarta Senin, 12 Februari 2024.

Eric mengatakan pemerintah Indonesia hanya menawarkan saja. Bantuan pangan untuk masyarakat. Negara-negara lain tidak.

Faktanya, pemerintah memberikan subsidi energi hingga Rp 540 triliun untuk listrik dan BBM (bahan bakar minyak). Jadi pemerintah Indonesia tidak biasa. Tapi harga beras dunia dan harga pangan dunia Mereka benar-benar meningkat, katanya.

Harga beras terus menurun dan sulit didapat akhir-akhir ini. Berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional hari ini, harga beras premium nasional mencapai Rp 15.750 per kilogram. Angka tersebut meningkat 0,77 persen atau Rp120 dari sebelumnya. Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan harga eceran maksimal beras premium wilayah Jawa, Sumsel, dan Lampung yang hanya Rp 13.900 per kilogram.

iklan

Eric mengatakan kenaikan harga pangan dipicu oleh geopolitik. Sejak perang, Israel telah mengebom Gaza di Palestina. Menurut Eric, pemerintah mengharapkan hal tersebut dengan membanjiri pasar dengan beras. Namun, lagi-lagi, masyarakatlah yang memilih nasi mana yang akan dimakan.

“Beras mana yang ingin dibeli tentu tergantung selera masing-masing,” kata Eric.

Anissa Fabiola

Pilihan Editor: GIPI secara terbuka mendesak pengusaha hiburan untuk membayar pajak dengan tarif lama, meminta pemerintah daerah menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi



Quoted From Many Source

Baca Juga  Gibran kembali menyinggung penangkapan dan penyimpanan karbon dalam debat cawapres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *