Bisakah Anda Memperbaiki Hubungan Saat Pasangan Anda Selingkuh? Pahami dulu penyebabnya

Uncategorized350 Dilihat

CANTIKA.COM, Jakarta – Terdapat faktor risiko penyebab ketidakpercayaan yang umumnya tidak monoton, baik risiko individual maupun sintaksis. Psikolog Ayo Sutomo yang mengatakan hal tersebut, mengusulkan untuk memahami alasan seseorang selingkuh, karena jika tidak diobati sampai ke akar-akarnya, ibarat membersihkan luka, namun hanya permukaannya saja.

Menurut psikolog tiga generasi @ayoestomo dalam laman Instagramnya, ada beberapa faktor risiko terjadinya perselingkuhan, antara lain:

1. Ciri-ciri pribadi dan Lampiran Yakin

Dalam sebuah penelitian, individu dengan gaya keterikatan Pembuangan yang tidak aman Ia diketahui punya kecenderungan selingkuh karena alasan kebebasan, tidak terbiasa melakukan sesuatu sendirian, dan menjalin hubungan dekat dengan orang lain. Sedangkan individu dengan gaya keterikatan Kecemasan yang tidak aman Ia diketahui memiliki kecenderungan menipu karena perlu didekati secara emosional percaya diri.

“Tapi ini bukan satu-satunya penyebab. Ada faktor risiko lain yang berbeda-beda terkait individunya,” tulis Ayo.

2. Rendahnya kepuasan dalam hubungan dan hubungan seksual

Dua individu dalam suatu hubungan belum tentu memiliki kebutuhan yang sama dalam memenuhi kebutuhan seksualnya. Oleh karena itu, untuk menemukan kecocokan dalam aktivitas seksual, penting untuk saling membicarakan keinginan tersebut dengan pasangan. Selain itu, rendahnya kepuasan hubungan juga merupakan faktor risiko perselingkuhan.

3. Rendahnya tingkat komitmen terhadap hubungan

Individu dengan tingkat komitmen yang rendah cenderung berpikir jangka panjang ketika mengambil keputusan untuk menjalin hubungan intim dengan pasangannya atau tidak. Di sisi lain, individu dengan komitmen jangka panjang yang tinggi mempertimbangkan risiko jangka panjang dari keterlibatan dalam hubungan mereka, pasangannya, dan diri mereka sendiri.

“Individu dengan tingkat komitmen yang tinggi lebih cenderung mempertimbangkan kesejahteraan psikologis pasangannya dan bagaimana hal itu memengaruhi pasangannya,” kata Ayo.

Baca Juga  Ditjen Pajak Jawab Pertanyaan Bappebti Terkait Ketetapan Pajak Kripto

4. Perilaku yang diperbolehkan terhadap seks dan perselingkuhan

Perilaku permisif terhadap seks merupakan tanda keintiman emosional, komitmen, dan ketidakcintaan yang memungkinkan individu dengan mudah melakukan aktivitas seksual.

5. Norma sosial membolehkan terjadinya pengkhianatan

Lingkungan yang memberikan keadilan dan penerimaan terhadap situasi meningkatkan kemungkinan perselingkuhan. Oleh karena itu, bagi kita dan pasangan, bersikap bijak dan peduli terhadap lingkungan intim juga menjadi bagian penting untuk mencegah risiko pengkhianatan.

“Meneliti alasan seseorang selingkuh penting dalam upaya memperbaiki hubungan demi hubungan. Beda penyebabnya, tentu pengobatan dan perbaikannya pun berbeda,” kata Ayo.

Pilihan Redaksi: Tanda Suami Selingkuh di Ponsel yang Perlu Diwaspadai

Hallo sahabat cantik, yuk update informasi untuk para wanita Telegram yang indah

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *