BMW tidak berencana berhenti menjual mobil berbahan bakar bensin

Uncategorized168 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Anggota Badan Pengelola Pembangunan BMW Frank Weber Group mengatakan BMW belum mengumumkan batas waktu penjualan mobil bermesin pembakaran internal (ICE). Menurutnya, ke depan dengan mobil ICE Mobil listrik Hal ini dapat berlanjut secara berdampingan.

“Kami belum mengumumkan tanggal berakhirnya mesin pembakaran. Jadi lihat saja di masa depan, kami akan melakukan penawaran ICE murni atau penawaran BEV murni, keduanya akan hidup berdampingan di pasar. Saya pikir, kami akan cocok. Dan itu akan terjadi 10 hingga 15 tahun ke depan,” kata Weber, menurut situs webnya. Karskop Hari ini Sabtu, 16 September 2023.

Weber mengatakan akan sangat sulit mengubah suatu merek menjadi produsen kendaraan listrik di pasar di mana peralihan ke kendaraan listrik akan memakan waktu lama. Menurut dia, ada beberapa faktor yang mempengaruhi percepatan elektrifikasi, salah satunya sektor ekonomi.

Weber mengemukakan perekonomian memiliki empat bidang, pertama listrik ramah lingkungan, kemudian bahan baku baterai ramah lingkungan tersedia dalam jumlah cukup, infrastruktur pengisian daya, dan daur ulang material. “Itu tidak akan berhasil tanpa semua itu.” dia berkata.

BMW telah memperkenalkan mobil konsep Neue Klasse yang diwakilinya Mobil Masa depan pabrikan mobil asal Jerman ini. Neue Klasse memiliki arsitektur yang dirancang untuk mendukung sejumlah model mobil listrik BMW dan juga kompatibel dengan mobil BMW ICE.

iklan

Dicky Kurniawan | teleskop

Pilihan Editor: Luhut meminta Wuling membuat mobil listrik di bawah 200 juta birr

Ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Ayo gabung di grup Telegram Pergi ke



Quoted From Many Source

Baca Juga  Son Heung-min menilai kritik terhadap timnas Korea Selatan di Piala Asia 2023 sudah melewati batas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *