Demikian tanggapan Sri Mulyani saat diminta Jokowi membayar utang Rp 16 triliun ke Bulog.

Uncategorized164 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Muliani Indrawati menjawab pertanyaan Presiden Joko Widodo atau Jokowi Untuk segera membayar utangnya ke Peru Logistik Rp 16 triliun.

“Cara kami melakukan pembayaran setelah audit BPKP,” kata Sri Mulyani saat konferensi pers PDB dan Stimulus Fiskal Kuartal III 2023 di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta Pusat, Senin, 6 November 2023.

Sri Mulyani mengatakan kepada blog Perum bahwa Kementerian Keuangan telah meminta BPKP mempercepat proses audit. Hal ini dilakukan agar hutang blog segera terlunasi.

BPKP juga yakin tidak akan menemukan kendala dalam proses audit blog tersebut. Seharusnya ini tidak menjadi masalah. Bulog, Bapanas akan membiayai anggarannya menggunakan dana bank yang diperoleh dari operasi impor dan pemasaran beras, kata Sri Muliani.

Terkait instruksi Jokowi kepada Sri Mulyani agar segera melunasi utang ke Perum Bulog, hal itu sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Erlanga Hartarto. Dana tersebut diperlukan untuk membeli beras impor.

iklan

“Tadi Presiden memerintahkan pembayaran segera rekening Bulog yang terkumpul sebesar $16 triliun,” kata Erlanga usai menghadiri rapat penyaluran bantuan pangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin. 6 2023

Erlanga menyebut Perum Bulog mempunyai tambahan anggaran yakni Rp7,9 triliun untuk penerimaan beras primer, Rp8,4 triliun untuk beras sekunder, dan Rp2,8 triliun untuk biaya distribusi.

John Maharso | di antara

Pilihan Redaksi: Zulhas menjelaskan, Jokowi perpanjang program bansos beras 10 kg hingga Juni 2024.



Quoted From Many Source

Baca Juga  9 Hakim Mahkamah Konstitusi melapor ke BareScream tentang kebocoran informasi rahasia di RPH Oleh Majalah Tempo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *