Dewan Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia tidak merekomendasikan kampanye pemilihan kampus tahun 2024…kecuali…

Uncategorized145 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) telah mengeluarkan surat edaran kepada rektor atau pimpinan perguruan tinggi daerah mengenai pelaksanaannya. Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di tempat. Surat edaran ini berdasarkan risalah rapat MRPTNI dengan KPU pada September lalu terkait keputusan Mahkamah Konstitusi terkait penggunaan fasilitas pendidikan pada masa kampanye pemilu.

“Anggota MRPTNI pada prinsipnya adalah seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia,” kata Kepala Kantor Komunikasi Publik Universitas Pajajajaran Dandi Supriadi, Jumat, 13 Oktober 2023. MRPTNI kini dipimpin oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Ganefry, dan Rektor Pajajaran. Universitas Rina Indiastuti sebagai sekretaris jenderal.

Dewan Rektor PTN menyarankan kepada pimpinan perguruan tinggi negeri agar tidak mengizinkan kampanye pemilu 2024 di kampus karena tiga hal. Pertama, dampak yang perlu mendapat perhatian dan perlindungan adalah terkait dengan pelaksanaan proses belajar mengajar, pemanfaatan fasilitas kampus, dan netralitas civitas akademika.

Kedua, adanya potensi polarisasi dan fragmentasi civitas akademika menjadi kekuatan politik tertentu, yang dapat melanggar asas dan asas netralitas struktural negara sipil.

Selain itu, ada beberapa klausul dalam undang-undang pemilu yang melarang pegawai negeri ikut serta dalam kegiatan kampanye.

Persoalan ketiga adalah guru dan tenaga kependidikan yang bukan pegawai pemerintah bisa saja mempunyai konflik kepentingan yang dapat mengganggu pelaksanaan proses pendidikan dan keamanan kampus.

Namun apabila pimpinan perguruan tinggi negeri merasa dapat melakukan kampanye pemilu 2024 di kampus tanpa mengganggu proses belajar mengajar, dengan tetap menjaga kebebasan sivitas akademika dan kenyamanan kampus, izin untuk melakukan kampanye pemilu. dapat dipertimbangkan.

Ketentuan tersebut mengamanatkan penetapan peraturan, prosedur, dan persyaratan khusus mengenai penggunaan lingkungan kampus universitas sebagai tempat kampanye pemilu dan disampaikan kepada KPU dan seluruh peserta pemilu 2024.

Baca Juga  Hal ini merupakan dampak jangka panjang perang Iran-Israel terhadap perekonomian dunia, khususnya di Asia

Setelah revisi peraturan KPU mengenai kampanye pemilu diterbitkan dan disetujui oleh pemerintah, izin kampanye pemilu dapat diberikan di kampus universitas. Sebelum berlakunya peraturan KPU tentang pemilu, pimpinan perguruan tinggi negeri diminta untuk tidak melakukan kegiatan apa pun yang berhubungan dengan kampanye.

iklan

Ketentuan lainnya mengenai pelaksanaan kampanye agar tidak mengganggu proses belajar mengajar serta keamanan dan perlindungan sarana, prasarana, dan prasarana di kampus-kampus. Lisensi harus diberikan secara adil, dengan kesempatan yang sama bagi setiap peserta.

Kampanye pemilu di kampus perguruan tinggi hanya dapat dilakukan pada batas waktu kampanye pemilu tahun 2024 yang ditetapkan KPU. Setiap peserta kampanye wajib mendapatkan nasihat dari KPU Pusat, KPU Daerah, dan badan penyelenggara pemilu lain yang berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kampanye pemilu hanya dapat dilaksanakan pada hari Sabtu dan/atau Minggu pukul 09.00 – 16.00 waktu setempat.

Jenis kampanye yang dilakukan adalah pertemuan tatap muka, seminar atau siaran ilmiah dan debat akademik, dengan menghormati kaidah ilmiah untuk mengkomunikasikan visi dan misi setiap peserta kampanye.

Jaminan keamanan dari kepolisian setempat dan aparat keamanan terkait diperlukan untuk mengantisipasi gangguan ketertiban dan keamanan fasilitas kampus selama operasional di kampus.

Penyelenggaraan kampanye di kampus hanya diperbolehkan di ruangan tertutup, dan sesuai ketentuan yang berlaku, kapasitas yang mampu menampung jumlah peserta dapat disewakan untuk umum.

Peserta kampanye dan pendukungnya tidak membawa massa dalam jumlah besar ke luar kampus dan hanya mahasiswa dan guru atau pegawai non pemerintah yang ikut serta dalam kampanye. Melaksanakan kampanye secara terbuka, transparan dan bertanggung jawab.

Pilihan Editor: Beasiswa khusus terbuka untuk wanita Indonesia, dapatkan dukungan pendidikan hingga lulus

Baca Juga  Gunung Marapi, Sumatera Barat, kembali meletus dengan suara keras hingga membuat kaget warga



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *