Di Sumedang, gempa tercatat sudah lima kali, dirasakan tiga kali.

Uncategorized259 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaGempa bumi Hal ini terjadi sebanyak lima kali di Sumedang antara kemarin hingga hari ini, Senin 1 Januari 2024. Setelah shock Terakhir terpantau sekitar pukul 03.47 WIB dini hari dan terletak 4 kilometer timur laut Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Badan Meteorologi, Klimatik, dan Geofisika atau BMKG Ia mencontohkan, gempa kelima yang terjadi di Sumedang berada pada kedalaman lima kilometer. Magnitudo gempanya kecil dan nyaris tidak terasa, hanya berkekuatan 2,4.

Dengan demikian, total terjadi lima gempa bumi di Sumedang, tiga terasa dan dua tidak terasa, kata Kepala Pusat Gempa Bumi BMKG Daryono dalam keterangannya, Senin, 1 Januari 2023.

Berdasarkan letak dan kedalaman hiposenternya, menurut Dariono, gempa Sumedang merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh sesar aktif. Hasil analisis mekanis sumber menunjukkan gempa Sumedang memiliki mekanisme geser, kata Dariono.

Daryono mengatakan, episentrum gempa Sumedang terletak di Kota Sumedang dan terkonfirmasi wilayah kerusakannya. Sebab, gempa tersebut dipicu aktivitas sesar aktif di kawasan tersebut.

Meski dipicu sesar aktif, Daryono mengatakan pusat gempa di Sumedang berada di luar garis sesar Sileun-Tanjungsari. Namun, harga tersebut masih relatif dekat dengan ujung timur laut garis tren.

Oleh karena itu, gempa Sumedang dapat diasumsikan ada kaitannya dengan kontinuitas sesar Sileni-Tanjungsari, kata Daryono.

Dampak gempa Sumedang

Kepala Pusat Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, sebanyak 331 pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang telah dievakuasi ke lokasi. Pasien tersebut meliputi 248 pasien rawat inap dan 83 pasien IGD.

iklan

Selain migrasi, dibarengi dengan pemasangan lima ruang tenda di jalan utama depan RSUD Sumedang. Sebab, beberapa bangunan di rumah sakit tersebut retak akibat gempa.

Baca Juga  Olpaemi Project Bahas Single Hingga Anis Basedan, Semua 1: Nantikan!

Hasil asesmen cepat tim gabungan menunjukkan ada tiga bangunan rumah sakit yang retak, antara lain tenda, gedung VIP, dan gedung bunga sakura. Tim terus menyambungkan titik-titik lainnya untuk pemeriksaan lebih lanjut, kata Abdul dalam keterangannya. Senin, 1 Januari 2009. 2024, di pagi hari.

Selain RSUD Sumedang, pasien di RSUD Pakwon juga dievakuasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan yang dapat membahayakan pengunjung rumah sakit. Mengenai kondisi RS Pakwon, menurut Abdul masih aman dan tidak ada kebocoran.

Sementara RS Pakwon dalam pengamanan, namun seluruh pasien masih dievakuasi dari gedung hingga situasi aman dan terkendali.

Abdul mengatakan, 53 rumah rusak di kawasan Babakan Hurip dan 200 warga dievakuasi ke ladang terdekat. Warga dibawa ke tenda penampungan oleh tim gabungan.

“Pemerintah setempat telah mendirikan posko utama di Pos Pam Nataru depan Alun-Alun Sumedang, termasuk posko informasi,” ujarnya.

Selalu update informasi terbaru. Simak berita terkini dan berita pilihan dari Tempo.co di channel Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *