Dinas Kesehatan: Jangan panik! Operasi Covid-19 bisa dilakukan enam bulan sekali.

Uncategorized177 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaDinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dengan operasi yang dilakukan baru-baru ini COVID-19 masalah. Ngabila Salama, kepala departemen pengawasan, epidemiologi dan vaksinasi badan tersebut, mengatakan peningkatan infeksi diperkirakan terjadi setiap enam bulan karena perubahan musim dan melemahnya kekebalan.

“saat ini [current] Pada tingkat kronis, pembatasan aktivitas belum diperlukan dan individu harus bertanggung jawab menjaga kesehatannya,” kata Ngabila dalam keterangannya, Kamis, Desember. 14. Dia mengatakan badan tersebut bertujuan untuk tidak membunuh orang selama pandemi.

Ia mengatakan, pemerintah saat ini fokus menggalakkan dan memberikan vaksinasi serta melakukan tes PCR gratis. Masyarakat, terutama kelompok rentan, sangat dianjurkan untuk menerima dosis vaksin Covid-19 yang lebih tinggi. Karena mereka lebih mungkin meninggal jika tertular.

Orang yang berisiko adalah mereka yang berusia 50 tahun ke atas, tidak divaksinasi, dan memiliki penyakit penyerta seperti tekanan darah tinggi, diabetes, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal kronis, kanker, TBC, dan HIV.

Ngabila menjelaskan, orang yang tidak divaksin atau orang dengan sistem imun lemah dapat mengembangkan mutasi virus baru. Virus corona terus bermutasi menjadi lebih menular. Namun, hal tersebut tidak boleh memperparah kasusnya, namun gejalanya akan lebih mudah.

Infeksi yang diakibatkannya bisa parah pada orang yang tidak divaksinasi atau mereka yang mengidap penyakit menular. Karena vaksin booster meningkatkan antibodi untuk melawan virus, maka lebih baik dilakukan vaksinasi nanti.

Bagi penderita batuk atau pilek, Ngabila mengatakan sebaiknya vaksinasi ditunda hingga sembuh. Orang yang terkonfirmasi tertular Covid-19 bisa menerima vaksin satu bulan setelah sembuh. Pemberian vaksin covid-19 dapat ditunda minimal 14 hari setelah menerima vaksin lain.

Mutia Uantisia

Baca Juga  Korban tewas mencapai 112 orang akibat penembakan Israel terhadap warga Gaza.

Pilihan Editor: Jakarta melaporkan 131 kasus baru Covid-19 hari ini

Klik di sini untuk mencari tahu Update berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *