Dirut BTN menargetkan laba bersih sebesar Rp3,8 triliun pada tahun 2024.

Uncategorized147 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Jenderal PT Bank Tabungan Negara atau BTNSasaran Nixon Napitupulu Laba bersih Perusahaan ini diproyeksikan mencapai Rp3,8 triliun pada tahun 2024 atau tumbuh 10,2 persen.

“Tentu saja keadaan yang terjadi saat ini karena keterbatasan ruang keuntungan suku bunga FLPP 5 persen,” kata Nixon dalam rapat kerja di Gedung Komisi VI DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Maret 2024.

BTN menyatakan akan memperoleh keuntungan penyaluran kredit lebih dari Rp 3,5 triliun pada tahun 2023. Biaya kredit ATAU CoC BTN dipertahankan dalam 3 tahun terakhir.

Menurut dia, panduan kinerja BTN 2024 mencakup credit spread sebesar $367 triliun atau tingkat pertumbuhan 10 persen. Dana Pihak Ketiga atau DPK menargetkan pertumbuhan Rp382 triliun atau 9,46 persen.

Dia menjelaskan. Biaya keuangan atau CoF DPK BTN berkurang menjadi 3,45%; Beban pada rasio risiko Atau LAR diusulkan diturunkan menjadi 19,27%.

iklan

Pada tahun 2011 Pada tahun 2024, tantangan pengembangan BTN adalah pasokan rumah subsidi yang masih terbatas yakni 400 ribu rumah per tahun. Meskipun permintaan perumahan meningkat sebesar 1,13 juta rumah tangga setiap tahunnya.

“Ada 12,7 juta keluarga tunawisma.

Terdapat 56,5 persen rumah tangga yang tinggal di rumah dan 43 persen rumah di Indonesia tidak layak huni.

Pilihan Redaksi: BTN Luncurkan Logo Baru, Apa Bedanya dengan Lama?



Quoted From Many Source

Baca Juga  Bima Sakti mengatakan Timnas U-17 Indonesia siap menghadapi Ekuador di Piala Dunia U-17.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *