Ekosistem EV Masih Terkendala Ketersediaan SPKLU, Wakil Ketua Komisi VII DPR: Jangan Tunggu 2 Jam untuk Isi Baterai

Uncategorized146 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VII VII DPR Edi Soparno Pengembangan Ekosistem Kendaraan elektrik (EV) atau kendaraan listrik di Indonesia belum berjalan dengan baik. Masih terdapat kendala yang belum tuntas diatasi, seperti minimnya stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

“Khususnya (SPKLU). Pengisian cepatRabu 13 Desember 2023, Eddy berbicara pada diskusi publik mengatasi hambatan pembiayaan energi terbarukan di Indonesia.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus cepat. “Jangan beli mobil listrik, lalu jalan dari Jakarta ke Semarang, kita isi baterainya di Tegal dan tunggu 2 jam.”

Kendala lainnya, harga mobil listrik masih mahal Pasar kedua Belum. Faktanya, elektrifikasi ED pada sektor transportasi penting karena 44% emisi berasal dari transportasi.

“Elektrifikasi sektor transportasi harus dimulai. Pemerintah sudah memberikan insentif, tapi kita harus bisa mempersiapkan ekosistem dengan cepat,” ujarnya. “Kendaraan listrik harus cukup murah agar masyarakat dapat beralih.”

Sedangkan untuk SPKLU, PT PLN (Persero) menyatakan akan menambah ratusan SPKLU pada tahun 2024. Wakil Presiden Eksekutif Pengembangan Produk Bisnis PT PLN (Persero) Ririn Rachmawardini mengatakan PLN telah mendapat amanah dari pemerintah untuk mempercepat penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik.

“Saat ini sekitar seribu lebih SPKLU atau Mengisi Umum. Kepemilikan PLN sudah 60 persen atau sekitar 622 SPKLU, kata Ririn dalam acara Tempo Energy Day di Jakarta, Selasa, 21 November 2023.

Menurut Ririn, PLN menargetkan menambah 500 SPKLU di seluruh Indonesia pada tahun 2024. Harapannya, hal ini dapat meringankan kekhawatiran masyarakat yang ingin membeli kendaraan listrik, namun khawatir apakah akan melakukannya atau tidak. MengisiTidak ada apa-apa,” katanya.

RIRI RAHAYU | Bendahara Erwan

Pilihan Editor: Wakil Kepala Badan IKN menjadi Komisaris Utama PT PP

Baca Juga  DPRD DKI usulkan pemprov beri insentif bagi pekerja rentan polusi



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *