Gempa berkekuatan M5,0 di Talad, Sulawesi Utara, disebabkan oleh sesar batuan siang tadi.

Uncategorized159 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG sudah menyatakan keberadaannya. Gempa bumi Tectonics 5.0 di pesisir barat daya pulau pada Sabtu 16 September 2023 pukul 17.04.55 WIB TalaudSulawesi Utara.

Daryono, Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, mengatakan dalam keterangannya: “Gempa dangkal tersebut disebabkan oleh deformasi batuan di Lempeng Laut Maluku.

Daryoni mengatakan gempa bumi memiliki mekanisme strike-slip atau strike-slip. Selanjutnya gempa terletak 21 km barat daya Melongwein Sulawesi Utara pada kedalaman 49 km.

Gempa ini berdampak dan dirasakan di wilayah Talad dengan skala intensitas IV MMI. Jika banyak orang yang betah di siang hari. Hasil model menunjukkan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

iklan

Hingga pukul 17.25 WIB, hasil pantauan BMKG tidak menunjukkan aktivitas pascagempa.

Daryono mengimbau warga tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Ia juga meminta agar bangunan-bangunan yang retak atau rusak akibat gempa dibongkar.

Pilihan Editor: Sesar Kugenang masih aktif, dengan dua kali gempa mengguncang Sianjur tadi malam.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Polisi tangkap dua dari 10 tahanan kabur di Pekanbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *