Gunung Marapi kembali meletus, menghujani abu vulkanik di berbagai wilayah

Uncategorized526 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaGunung Marapi Sumbar kembali meletus pada Minggu 14 Januari 2024. Letusan ini terekam di seismogram pos pemantauan gunung api Marapi pada kolom 1.300 meter.

Teguh Purnomo, kepala pos pemantauan gunung berapi Marapi, mengatakan: “Kolom abu sekitar 1.300 meter telah teramati dari puncak dan letusan masih berlangsung pada saat laporan ini dibuat.”

Dilanjutkan, ledakan terjadi sekitar pukul 06.21 WIB. Kolom abu memiliki warna abu-abu pekat. “Abu cenderung ke arah barat daya,” ujarnya.

Ledakan dahsyat tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29 mm dan durasi 45 detik. Tugu mengimbau masyarakat yang tinggal 4,5 kilometer dari sumur untuk tidak beraktivitas.

“Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau menggunakan masker, menutup hidung dan mulut untuk mencegah gangguan pernafasan, serta memakai alat pelindung mata dan kulit lainnya,” ujarnya.

iklan

Dari pandangan waktu Di Pos Pemantauan Waspada Gunung Marapi Nagari Bukik Batabua, Kecamatan Kandung, hujan abu vulkanik ini berjarak 4,7 kilometer dari kawah Gunung Marapi.

Hujan abu terjadi setelah terdengar suara gemuruh dari puncak Gunung Marapi. Suara itu disusul ledakan Abu vulkanik. Selang 30 menit berselang, Nagari Bukik Batabua, Kecamatan Kanduang dilanda abu vulkanik kental dengan intensitas termit. Hujan abu ini berwarna coklat.

Pilihan Editor: Mendengar rekomendasi ketua panitia untuk calon peserta SNPMB 2024

Selalu update informasi terbaru. Simak berita terkini dan berita pilihan dari Tempo.co di channel Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate bergabung Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Kongres India menginginkan tindakan terhadap Narendra Modi atas komentarnya terhadap Muslim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *