Hamas: Dukungan AS perlu belajar dari dampaknya terhadap Israel selama 3 bulan terakhir.

Uncategorized386 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaPemimpin kelompok Palestina HamasIsmail Haniyeh menyemangati Menteri Luar Negeri AS Anthony Berkedip Itu difokuskan untuk menghentikan serangan Israel. Gaza Bencana ini menewaskan 22.000 orang dan menyebabkan pengungsian massal, kelaparan, dan penyakit.

“Mudah-mudahan Blinken bisa memetik pelajaran dari tiga bulan terakhir dan menyadari betapa besarnya kesalahan yang dilakukannya dengan dukungan penuh Amerika. Israelkata Kepala Kantor Politik Hamas melalui pesan video pada Jumat, 5 Januari 2024.

“Kami berharap dia (Blinken) fokus untuk mengakhiri kekerasan dan pendudukan di seluruh wilayah Palestina,” ujarnya.

Haniyeh menekankan bahwa para pejabat negara-negara Arab dan Islam, yang akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, “masa depan dan stabilitas kawasan terkait erat dengan perjuangan Palestina yang tidak dapat diabaikan.”

“Rakyat (Palestina) dan oposisi tidak akan menerima pekerjaan yang selalu mencekik kami,” ujarnya.

Blinken melakukan tur kawasan Timur Tengah mulai Jumat malam di Turki hingga 10 Januari. Mereka juga akan mengunjungi Yunani, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Israel, Mesir, dan Tepi Barat.

iklan

“Saya kembali ke wilayah tersebut untuk melakukan lebih banyak diplomasi mengenai situasi di Gaza,” kata Blinken dalam sebuah postingan di X.

“Saya akan terus mendesak perlindungan kehidupan warga sipil dan berkoordinasi erat dengan mitra untuk memastikan pembebasan tahanan dan kelanjutan bantuan kemanusiaan di Gaza.”

Sejak Hamas melancarkan serangan lintas batas pada 7 Oktober, Israel terus menyerang Jalur Gaza.

Anadolu di antara

Pilihan Editor Dalam kasus kematian pemuda kulit hitam Elijah McClain, petugas polisi yang fatal itu dijatuhi hukuman 14 bulan penjara.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Paris Hilton mengundang putranya merayakan Natal di Disneyland

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *