ICW menyebut Presiden Jokowi lamban dalam membentuk Pansel KPK pada tahun ini.

Uncategorized69 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Indonesia Corruption Watch alias ICW Membandingkan pembentukan panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi atau Komite KPK Pada tahun 2019 pada tahun 2024.

“Bagi kami, Presiden terlalu lamban dalam membentuk komisioner dan dewas (dewan pengawas) KPK,” kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana melalui pesan suara, Jumat, 31 Mei 2024.

Saat pembentukan Pansel KPK, Presiden Joko Widodo alias Jokowi sempat mengeluarkan keputusan presiden alias keppres panitia seleksi lembaga antirasuah pada pertengahan Mei 2019. Namun pada 2024, Jokowi baru mengumumkan panitia tersebut pada 30 Mei. Atau terlambat dua minggu. Padahal, menurut Kurnia, hal ini penting karena akan berdampak pada batas waktu proses pemilihan maupun proses pemilihan komisioner dan dewas KPK.

Jangan lupa, pada tahun 2019 panitia seleksi hanya mencari pimpinan KPK atau komisioner KPK, namun pada tahun 2024 panitia seleksi mencari lima komisioner dan lima anggota dewan pengawas KPK, kata Kurnia. “Ini benar-benar memakan waktu lama.”

Menteri Luar Negeri Pratikno sebelumnya telah mengumumkan anggota panitia seleksi KPK. Kepala Badan Pengatur Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh mengaku terpilih menjadi Ketua Panel KPK.

Wakil Ketua Arif Satria adalah rektor IPB dan ketua sebuah organisasi besar, kata Pratikno di Kementerian Sekretariat Negara, Kamis, 30 Mei 2024.

iklan

Anggotanya antara lain Ivan Ustiavandana, Nawal Nelli, Ahmed Irani Ustica, Y. Ambeg Paramartha, Elwi Danil, Rezki Sri Vibowo dan Taufiq Rahman. Oleh karena itu, ada panitia yang sekaligus memilih pimpinan KPK dan anggota dewan pengawas KPK, kata Pratikno.

Pratikno Ketua Pansel KPK sebenarnya berasal dari pemerintah pusat sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah atau PP Nomor 4 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pengangkatan Ketua dan Dewan Pengawas KPK.

Baca Juga  Panglima TNI dan Kapolri melakukan kunjungan kerja ke Papua

ANDI ADAM | Amelia Rahima

Pilihan Redaksi: Beragam Tanggapan Panel KPK Pilihan Presiden Jokowi



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *