Indonesia dan Vietnam sepakat untuk meningkatkan kerja sama

Uncategorized491 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo tiba pada Jumat 12 Januari 2023 Orang Vietnam Sebagai bagian dari seri Kunjungan pemerintah. Sebelum Vietnam, Jokowi Kunjungi ibu kota Manila, Filipina.

Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataannya menjelaskan bahwa Vietnam merupakan mitra strategis Indonesia di Asia Tenggara. Selain sebagai mitra AsiaVietnam salah. Mitra dagang dan tujuan investasi penting bagi Indonesia. Terdapat lebih dari 32 perusahaan Indonesia yang beroperasi di Vietnam. Selain itu, Vietnam merupakan mitra pengembangan kerja sama teknologi yang penting.

Oleh karena itu, kunjungan Presiden RI sangatlah strategis, apalagi kedua negara berupaya mencapai visinya. Negara-negara berpendapatan tinggi Di tahun pada tahun 2045,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Jokowi dan Kelompok tersebut mengadakan pembicaraan bilateral dengan Presiden Vietnam Vo Van Tung Istana Kepresidenan. Dalam pertemuan itu KDi tahun Setelah mencapai target perdagangan sebesar 10 miliar dolar (Rp 155 triliun) pada tahun 2023, pada tahun 2022, kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat kerja sama perdagangan, khususnya target perdagangan.

Perdagangan Indonesia-Vietnam

Kementerian Luar Negeri Indonesia melaporkan Presiden Jokowi menyambut baik komitmen investasi perusahaan Vietnam Vinfant untuk mendukung pembangunan ekosistem. Kendaraan elektrik. Kedua pemimpin negara sepakat untuk melanjutkan kerja sama dalam membangun ekosistem ekonomi digital, termasuk keberadaan perusahaan. Unicorn Indonesia.

Ada juga bidang ketahanan pangan kKedua presiden mempunyai pandangan yang sama bahwa memperkuat rantai pasokan pangan adalah kunci untuk mencegah krisis pangan. Untuk mencapai hal tersebut, keduanya sepakat untuk meningkatkan kerja sama penyediaan bahan pokok, termasuk ekspor produk ikan Indonesia ke Vietnam.

Dalam hal ini, Jokowim Ekspresikan rasa terima kasih Orang Vietnam Menyepakati upaya bersama untuk mendukung keketuaan Indonesia di ASEAN tahun lalu dan keketuaan Laos tahun ini. Kedua pemimpin sepakat untuk menjaga kesatuan dan sentralitas ASEAN serta kontribusi ASEAN terhadap perdamaian dan kemakmuran kawasan.

Selain bertemu dengan Presiden Vietnam, Jokowi juga melakukan pertemuan Presiden Majelis Nasional Vietnam Ving Inh Hu. Pertemuan untuk berdiskusi Kerjasama energi terbarukan. Jokowi Hal ini memerlukan dukungan Parlemen Vietnam untuk mewujudkan kerja sama guna mempercepat transisi energi dan mencapai kemandirian dalam industri energi terbarukan. Ini termasuk rencana Produksi bersama antara perusahaan mobil listrik Vietnam Vinfast dan PT IBC.

Baca Juga  Pemilihan Presiden Argentina: Kisah Dinasti Politik yang Memudar

bahkan jika Terkait kerja sama perikanan, Jokowi meminta dukungan DPR Orang Vietnam Mengenai pentingnya kerja sama praktis di bidang perikanan dan pentingnya pemberantasan IUU fishing melalui Memorandum Kerja Sama Perikanan yang selalu mengutamakan hukum internasional dan hukum nasional dalam pelaksanaannya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *