Israel menuduh Houthi membajak kapal Inggris yang membawa mobil di Laut Merah.

Uncategorized115 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaIsrael kata tim Huthi Yaman membajak kapal kargo milik Inggris dan pimpinan Jepang di Laut Merah bagian selatan dan menggambarkan tindakan tersebut sebagai “tindakan teroris oleh Iran” yang memiliki konsekuensi terhadap keamanan maritim internasional.

Houthi mengatakan mereka menangkap sebuah kapal laut MerahNamun dia mengatakan bahwa kargo tersebut adalah milik Israel. Juru bicara kelompok tersebut mengatakan pada Minggu, 19 November 2023, tanpa mengutip pernyataan Israel: “Kami memperlakukan para pekerja sesuai dengan prinsip dan nilai-nilai Islam.”

Houthi, sekutu Teheran, telah melancarkan serangan rudal dan drone jarak jauh ke Israel bekerja sama dengan perang Hamas Palestina di Jalur Gaza.

Juru bicara Nippon Yusen Jepang, juga dikenal sebagai NYK, membenarkan bahwa sebuah truk yang beroperasi di Laut Merah telah disita dan pihaknya sedang mengumpulkan lebih banyak informasi.

surat kabar Jepang Nikkei Dilaporkan bahwa ada 22 awak kapal, termasuk warga Bulgaria dan Filipina, tetapi tidak ada warga negara Jepang di dalamnya.

Pekan lalu, pemimpin Houthi mengatakan pasukannya akan melakukan lebih banyak serangan terhadap Israel dan dapat menargetkan kapal-kapal Israel di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb.

Amerika Serikat sedang memantau situasi ini, kata seorang pejabat pertahanan.

iklan

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan penangkapan kapal yang tidak disebutkan namanya itu. Kantor tersebut mengatakan tidak ada warga Israel di kapal tersebut dan Israel tidak terlibat dalam kepemilikan atau pengoperasian kapal tersebut.

“Tindakan terorisme yang dilakukan Iran ini mewakili permusuhan Iran terhadap warga dunia bebas dan mempunyai konsekuensi internasional terhadap keamanan jalur pelayaran internasional,” kata kantor tersebut.

Sebelumnya pada hari Minggu, kelompok Houthi mengatakan semua kapal yang dimiliki atau dioperasikan oleh perusahaan Israel atau yang mengibarkan bendera Israel dapat menjadi sasaran.

Baca Juga  Simak Jadwal Dakwah Habib Umar bin Hafidz di Indonesia Agustus 2023

Reuters

Pilihan Editor Mantan Ibu Negara AS Rosalyn Carter Meninggal Dunia, Ini Profilnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *