Jelajahi wisata edukasi kopi Bali Pulina di Gianyar Ubud

Uncategorized178 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaBali Pulina Jadi tempat yang wajib dikunjungi untuk bersantai dari hiruk pikuk kota ketika berkunjung ke kawasan Ubud. Destinasi wisata ini memberikan edukasi Kopi Bergaya tradisional Bali lengkap dengan kafe yang menampilkan keindahan alamnya. Tempat ini merupakan surganya para pecinta kopi.

Daerah Bali Pulina

Bali Pulina terletak di Jalan Raya Pujung Kelod, Desa Sebatu, Tegallang, Provinsi Gianyar, Kecamatan. Ubud, Bali terletak di pinggir jalan raya sehingga mudah dijangkau. Dibutuhkan waktu sekitar 33 menit untuk menuju Bali Pulina dari kawasan Ubud khususnya Sayan, Giannur yang jaraknya 16 km.

Transportasi yang paling mudah digunakan adalah dengan menyewa mobil untuk rombongan atau menggunakan sepeda motor dengan ojek di daerah anda. Destinasi wisata ini mudah dijangkau dari jalan utama karena di depannya terdapat papan nama besar.

Pemandangan perkebunan kopi dan kawanan musang

Tempat ini menawarkan keindahan alam di Gianyar, Ubud. Hijaunya pepohonan dan perkebunan kopi yang dibudidayakan di Bali Pulina menjadi salah satu daya tarik tempat wisata ini.

Saat memasuki destinasi ini, pengunjung akan disambut oleh sebuah bangunan besar bergaya Bali yang dipahat. Setelahnya, rindangnya dan pepohonan yang asri membuat suasana semakin sejuk.

Bali Pulina. Foto: Eksklusif.

iklan

Edukasi proses pengolahan kopi

Pengunjung akan melihat proses pengolahan kopi yang ditawarkan Bali Pulina. Mulai dari perkebunan kopi, peternakan sapi, hingga menampilkan proses pembuatan kopi dengan cara tradisional dan modern.

Di tempat ini kopi yang digunakan adalah kopi Kintamani, yaitu kopi yang berasal dari pulau dewata. Kopi khas Bali ini menjadi sajian utama yang disajikan kepada pengunjung.

“Biji Arabika Kintamani yang kami gunakan di sini memiliki rasa dominan jeruk,” kata Ayu, salah satu karyawan Bali Pulina.

Baca Juga  Perawatan Darurat Serangan Jantung dengan PCI, Bagaimana Prosesnya?

Setelah melewati perkebunan kopi Arabika Kintamani, pengunjung akan melihat buah kopi yang ditempatkan untuk menampung biji kopi yang diolah oleh hewan tersebut.

Terdapat gubuk-gubuk yang dibangun khusus untuk memperagakan proses pembuatan kopi tradisional Bali. seperti kopi luwak yang diambil dari cabangnya, proses fermentasi biji kopi dan pengelompokan kopi berdasarkan jenisnya.

Pilihan Editor: Asal Usul Kopitiam, kedai kopi yang dibangun oleh etnis Tionghoa



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *