Jokowi Bantah Atur Capres dan Cawapres: Bukan Wewenang ‘Pak Lurah’

Uncategorized183 Dilihat

RedaksiHarian – Jokowi menuturkan, di tengah situasi politik yang mulai menghangat, banyak politikus yang menunggu arahan ‘Pak Lurah’ terkait capres dan cawapres . Jokowi mulanya tak tahu siapa yang disebut ‘Pak Lurah’ itu.

“Setiap ditanya soal siapa capres , cawapresnya, jawabannya ‘Belum ada arahan (dari) Pak Lurah,’” kata Jokowi .

“Siapa ‘Pak Lurah’ ini? Sedikit-sedikit kok ‘Pak Lurah’. Belakangan saya tahu, yang dimaksud ‘Pak Lurah’ itu ternyata saya,” ucap Jokowi . “Ya saya jawab saja saya bukan lurah. Saya Presiden Republik Indonesia. Ternyata Pak Lurah itu kode,” ujarnya lagi dikutip Pikiran-rakyat.com dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

ADVERTISEMENT

Jokowi mengatakan, dia bukan pimpinan partai atau koalisi sehingga persoalan terkait capres atau cawapres bukanlah wewenangnya.

“Jadi, saya ingin mengatakan itu bukan wewenang saya. Bukan wewenang ‘Pak Lurah’ sekali lagi. Walaupun saya paham sudah nasib seorang Presiden untuk dijadikan paten-patenan atau alibi,” tuturnya.

Jokowi juga mengatakan dalam pidato itu bahwa posisi sebagai Presiden tidak senikmat yang dibayangkan banyak orang.

Jokowi menyinggung bagaimana pada era media sosial seperti sekarang, masyarakat mudah mengadu atau mengkritik dirinya melalui berbagai platform.

Jokowi mengaku tak pernah mempermasalahkan mereka yang mengkritiknya, termasuk dengan menggunakan kata-kata kasar. Namun, Jokowi sedih karena karena kritik dengan kata-kata kasar menunjukkan hilangnya sopan santun bangsa. (Nava Selviyana)***

Post Views: 1

Quoted From Many Source

Baca Juga  Bidan diduga penyebab viralnya kecelakaan di media sosial, polisi Prabhumulih selidiki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *