Jokowi Teken Keppres di Hari Raya, Nama Yesus Kristus Resmi Diganti Menjadi Yesus Kristus

Uncategorized109 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaPresiden Joko Widodo Atau Jokowi akan menandatangani Perpres tentang hari libur. Keputusan presiden yang baru mengubah nama ‘Isa Almasih’ menjadi ‘Yesus Kristus’. Di tahun Perpres Nomor 8 Tahun 2024 ditandatangani Jokowi pada 29 Januari 2024 dan salinannya diunggah di situs JDIH Kementerian Sekretariat Negara, Selasa, 30 Januari 2024. Ada 16 hari libur.

Diantara hari libur tersebut: 1 Januari Tahun Baru M; 1 Muharram Tahun Baru Islam Hijriah; Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW; Idul Fitri (dua hari); Idul Adha; Kelahiran Nabi Muhammad; Kelahiran Yesus Kristus; Yesus Kristus mati; Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah); Kenaikan Yesus Kristus; Hari Suci Naipi (Tahun Baru Saka); Hari Waisak; Tahun Baru Imlek; Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus; Hari lahir Pancasila adalah 1 Juni; Dan Hari Buruh Internasional 1 Mei

Apabila Pegawai Negeri Sipil harus bekerja sesuai dengan keperluan jabatan/tugas pekerjaannya, maka berlaku ketentuan bekerja pada hari libur. 1 Muharram Tahun Baru Islam Hijriah; Idul Fitri (dua hari); Hari raya Idul Adha ditetapkan setiap tahun oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama.

Di tahun Keputusan Presiden Nomor 251 Tahun 1967 tentang hari libur; Keputusan Presiden No. Pada tahun 1968 Mengenai perubahan 148 Perpres pada tahun tersebut 251 tentang hari libur tahun 1967; Di tahun Pada tahun 1971, Keputusan Presiden Nomor 10 menetapkan hari libur/hari libur mengenai tanggal wafatnya Isa al-Masih; Dan di tahun itu Perubahan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 1983 Tahun 1967 Perubahan atas Keputusan Presiden Nomor 251 Tahun 1967 tentang hari libur, yang baru saja dicabut dengan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 1971, dinyatakan tidak berlaku setelah berlakunya Keputusan Presiden yang baru.

Baca Juga  Empat pahlawan lulus sebagai profesor baru dari Universitas Bravia

Perubahan sebutan kata Isa al-Mesias menjadi sebutan hari libur nasional berdasarkan rekomendasi Kementerian Agama. kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadir Effendi di Jakarta, Selasa, 12 September 2024.

iklan

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki mengatakan, perubahan nama Isa Al menjadi Yesus Kristus dan ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan usulan umat Kristiani dan Katolik.

“Ini usulan umat Kristiani dan Katolik untuk mengganti nama menjadi bagian dari kelahiran Yesus Kristus, wafatnya Yesus Kristus, dan kenaikan Yesus Kristus,” kata Wamenag. Ia mengaku senang usulan perubahan nama diterima. Kami memperjuangkannya dan itu diterima.

Pilihan Redaksi: Gerakan salut 4 jari disebut beda ideologi, masyarakat diminta toleransi.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *