Juventus vs AS Roma Jose Mourinho sedang mencari kemenangan melawan lelaki tua itu

Uncategorized194 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Pelatih AS Roma Jose Mourinho berharap para pemainnya dapat melanjutkan kemenangan 2-0 mereka atas juara Serie A Napoli akhir pekan lalu untuk menggagalkan upaya Juventus meraih gelar musim ini.

Terlepas dari segala permasalahan, termasuk pembatasan Financial Fair Play, menurut Mourinho, kekuatan terbesar AS Roma adalah kedekatan antar pemain. “Kami bersatu, kami memiliki sekelompok pemain hebat yang selalu berusaha mengubah kelemahan menjadi kekuatan dan saling membantu,” kata Mourinho melalui AFP, Jumat, 29 Desember 2023.

Jika tim asuhan Simone Inzaghi mengalahkan Genoa, Juventus bisa unggul tujuh poin dari pemimpin liga Italia Inter Milan. Sementara itu, Roma bisa mengamankan tempat di Liga Champions musim depan dengan mengalahkan Juventus.

AS Roma saat ini berada di urutan keenam dalam tabel Ligue 1. Roma Wolves tertinggal tiga poin dari peringkat keempat Bologna, yang akan menghadapi Udinese di Serie A pada Pekan 18.

Mourinho menolak berkomentar apakah dia menargetkan mereka musim ini. Ia mengatakan klubnya lebih memilih mengambil keputusan satu per satu, mengingat mereka memiliki sejumlah pemain dengan riwayat cedera yang kompleks.

“Jika kami bisa menggunakan semua pemain di setiap pertandingan, saya tidak punya masalah mengatakan bahwa kami bisa bersaing tidak hanya untuk kejuaraan, tapi untuk empat besar.”

Sayangnya, masalah-masalah tersebut sedang kita hadapi, apalagi pembatasan Financial Fair Play tidak mudah untuk dihadapi. Itu sebabnya saya belum memasang target spesifik, tambah pelatih asal Portugal itu. Meski demikian, Mourinho yakin para pemain di klubnya akan berusaha sebaik mungkin apapun masalah yang mereka hadapi.

iklan

Sementara itu, kabar gembira didapat Juventus setelah bek asal Brasil, Gleeson Bremer, memperpanjang kontraknya hingga 2028. Pemain berusia 26 tahun itu merasa sudah banyak berkembang dan nyaman di Italia.

Baca Juga  Hamas: Dukungan AS perlu belajar dari dampaknya terhadap Israel selama 3 bulan terakhir.

“Tahun ini segalanya berjalan lebih baik. Saya telah menemukan kenyamanan dan saya telah belajar dari kesalahan yang dibuat di awal-awal. Sekarang saya sangat nyaman dan saya tahu kekuatan dan kualitas saya,” kata Bremer.

Meski demikian, Bremer menilai laga melawan Roma tampak seperti tantangan berat. “Saya tahu betul bahwa tidak akan mudah bagi saya untuk melawan Romelu Lukaku. Ini tantangan berat dan saya harus menunjukkan kemajuan saya,” ucapnya.

Menurut Bremer, kepercayaan diri timnya sedang tinggi meski menghadapi rival di Liga Italia.

Pilihan Editor: Jadwal dan Prediksi Juventus vs AS Roma di Liga Italia Pekan 18: Statistik Tim, H2H dan Prediksi Formasi



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *