Kuasa Hukum Tony Tamsil Bantah Terorisme, Penyidik ​​Kejaksaan Agung Tangani Kasus Korupsi Timah

Uncategorized48 Dilihat

TEMPO.CO, Pangkalpining – Kuasa hukum Tony Tamsil Akiki, Yohannes Adi Fardian, membantah kliennya berupaya menghalangi penyidikan. Penghalang keadilan Dalam kasus korupsi Timah. John menyuarakan kecurigaan detektif itu. Jaksa Agung Tidak benar Tony Tamsil berupaya menghalangi penyidikan dengan memasang ranjau paku atau berupaya menghalangi penyidik.

Tuduhan menghalangi penyidikan dan munculnya narasi bahwa Tony Tamsil menyebarkan ranjau paku sama sekali tidak benar dan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, kata Johan, Rabu, 22 Mei 2024.

Johannes membantah keterlibatan kliennya yang diyakini mengetahui aliran dana dalam kasus korupsi bisnis timah. “Bukan begitu. Tony Tamsil punya toko kelontong milik ayahnya dan bergerak di bisnis lada. Dia sebenarnya meminjam uang dari kakak laki-lakinya Pak Tamron Tamsil (tersangka kasus timah). Tapi itu modalnya. To beli bibit lada,” ujarnya.

Menurut Yohan, dugaan penyadapan yang dilakukan penyidik ​​hanya berdasarkan barang bukti ponsel Tony Tamsil yang diserahkan kepadanya dalam kondisi rusak saat penggeledahan. “Klien kami didakwa sengaja merusak ponselnya. Meski tidak demikian, kronologi yang benar saat rumah digeledah Kejagung, klien kami ada di toko, pemiliknya menelpon dan memberitahu. detektif di rumah,” katanya.

Menurut Johan, informasi yang diterimanya dari pemilik membuat Tony Tamsil kaget dan langsung menutup tokonya. Tony kemudian mampir ke rumah temannya tak jauh dari toko dan mematikan ponselnya, ujarnya.

Kakaknya, Asan (Tasmin Tamsil), menelponnya agar segera pulang menemui penyidik ​​Kejaksaan Agung. Sesampainya di rumah, ponselnya tertinggal. Saat diminta penyidik, dia meminta temannya untuk mengantarkannya. Ketika dia menyerahkannya, layarnya rusak.”

Soal bukti kendaraan dan keuangan, Johannes mengungkapkan, mobil di kediaman Tony Tamsil itu atas nama Tamron. Sementara Yohan mengatakan, uang yang disita dari rumahnya berasal dari usaha kelontong dan tabungan keluarganya.

Baca Juga  Beras itu mahal, Eric Tohir: Begitu pula negara-negara lain, itulah sebabnya pemerintah hadir dengan bantuan sosial.

iklan

“Klien kami tidak mengetahui kalau mobil Swift itu ada dokumennya. Mobil itu ditinggalkan di rumah Pak Tamron. Sedangkan Porsche itu milik putri Tamron. Keluarga Tamsil mengatakan, “Kami sangat marah karena Kejagung merusak dan menghancurkan toko tersebut.

Ketut Sumedana, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kappupunkum) Kejaksaan Agung, mengatakan Tony Tamsil ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana dengan menggunakan AKI. Penghalang keadilan atau secara langsung maupun tidak langsung menghalangi dan merintangi penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada tata niaga produk timah pada Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai dengan tahun 2022. Penghalang keadilan Karena dia tidak kooperatif selama penyidikan,” kata Ketut dalam siaran pers Kejaksaan Agung yang diterima Tempo, Selasa, 30 Januari 2024.

Pak Ktut mengatakan, Tony Tamsil berusaha menghalangi tim penyidik ​​dengan menutup dan mengunci pintu barang yang akan digeledah, menyembunyikan beberapa dokumen penting dan sengaja tidak memberikan keterangan atau memberikan keterangan palsu kepada saksi dan diduga kuat menghilangkan barang elektronik. bukti. “Kami menghimbau agar menaati peraturan terkait upaya pihak-pihak yang mempunyai kemampuan menghalangi penyidikan. Kami akan memastikan bahwa tindakan hukum yang kami lakukan berdasarkan ketentuan hukum terkait, obyektif, profesional dan terukur sehingga tidak terjadi tidak pantas. Untuk merespons dengan cara yang ilegal, “katanya.

Menurut Ketut, penyidik ​​menemui hambatan dalam pengembangan ranjau paku. Dan ancaman pembakaran senjata berat apabila ada oknum yang diduga mempunyai hubungan dengan pihak terkait mencoba menyita sejumlah senjata berat, kata Ktut.

Pilihan Editor: Komisi Kejaksaan mendesak Jaksa Agung tidak fokus pada korupsi timah



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *