Kurangi risiko jatuh pada lansia dengan melakukan aktivitas berikut dan durasi yang dianjurkan

Uncategorized147 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Cukup berjalan kaki kurang dari setengah jam, berenang setiap hari, dan bermain tenis dapat menurunkan risiko terjatuh di usia tua. Sebuah penelitian menemukan wanita Orang tua Jika Anda melakukan olahraga ringan minimal 2,5 jam dalam seminggu, atau olahraga ringan 22 menit sehari, Anda dapat melipatgandakan risiko terjatuh.

Setiap tahun satu dari tiga orang lanjut usia di Inggris terjatuh dan banyak yang harus dibawa ke rumah sakit karena patah tulang atau terbentur di kepala. Para ahli di University of Sydney di Australia mengatakan bahwa aktivitas yang memperkuat otot dan meningkatkan keseimbangan dapat mengurangi risiko terjatuh.

“Terjatuh adalah penyebab cedera nomor dua di dunia. Aktivitas fisik sedang dikaitkan dengan risiko jatuh yang lebih rendah, namun hal ini tidak ditemukan pada mereka yang berolahraga kurang dari 150 menit per minggu,” tulis peneliti Wing Kwok. Majalah Jaringan JAMA Terbuka, Saat Anda menyarankan jalan cepat sebagai pilihan Aktivitas fisik.

Opsi aktivitas yang disarankan
Penelitian tersebut menggunakan data dari 7.139 wanita Australia berusia 65-73 tahun. Hasilnya, aktivitas fisik 150-300 menit per minggu dapat menurunkan risiko terjatuh hingga 26 persen. Sedangkan lebih dari 300 menit atau 5 jam risikonya turun menjadi 34 persen. Dibandingkan tidak berolahraga, jalan cepat cukup menurunkan risiko hingga 17 persen.

iklan

Bermain tenis dan berenang dianggap Olahraga Sangat berat, aerobik, lari dan bersepeda sangat berat. Badan Kesehatan Inggris (NHS) menganjurkan agar lansia melakukan aktivitas fisik setiap hari. Kegiatannya meliputi pekerjaan rumah, berjalan kaki, menari, dan memotong rumput. Semua harus mencakup aktivitas penguatan otot dua hari seminggu. Sebagaimana dilaporkan matahari.

Pilihan Editor: Tetap sibuk, tetap aktif untuk kesehatan fisik dan mental Anda

Baca Juga  Seorang anak ditemukan tewas di sungai Bekasi akibat hujan deras



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *