Makna Mendalam Dibalik 5 Pernak Pernik Natal

Uncategorized119 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaNatal adalah saat yang penuh kegembiraan dan kehangatan, dihiasi dengan pernak-pernik warna-warni yang memberikan perasaan istimewa. Di balik keindahan dekorasi Natal, setiap elemennya memiliki makna yang dalam. Berikut 5 pernak perniknya Natal Dan maknanya lebih dari sekedar keindahan visual.

1. Pohon Natal

Melaporkan dari nolacatholic.orgPohon Natal telah menjadi simbol agama Kristen sejak abad ke-7. Dalam kisah St. Bonifasius pohon Natal Muncul dari akar pohon ek yang kepincut melambangkan agama Kristen.

Pohon ini melambangkan pohon kerajaan surga, semak yang diucapkannya kepada Musa, cabang Isai tempat Yesus dilahirkan, kayu salib Kristus, dan pohon yang terlihat dalam kitab Wahyu. Pepohonan yang tetap hijau sepanjang tahun melambangkan harapan dan kebangkitan Kristus.

2. Hadiah Natal

Ia dikenal sering memberi hadiah. Inspirasi utama pertukaran kado Natal adalah kisah orang bijak yang memberikan bayi Yesus emas, kemenyan, dan mur.

3. karangan bunga Natal

Karangan bunga Natal mencakup banyak simbol Natal, termasuk holly, beri, mistletoe, pepohonan hijau, perada, dan banyak lagi, yang semuanya mempertahankan simbolismenya di dalam karangan bunga.

Rangkaian bunga melingkar ini melambangkan keabadian, lingkaran kehidupan dan harapan tanpa akhir. Karena tidak mempunyai awal dan akhir tetapi merupakan lingkaran yang berkesinambungan, maka melambangkan Tuhan itu sendiri.

4.Lilin dan lampu Natal

Menjelang Natal, banyak merek dan toko lokal yang membuat lilin Natal unik. Lilin dan lampu Natal tidak hanya melambangkan terang dalam kegelapan fisik, namun juga Kristus yang merupakan terang dunia.

5. Permen tongkat

Permen tongkatAtau Permen tongkatMengingatkan kita bahwa Yesus adalah gembala yang baik, berbentuk tongkat gembala. Melaporkan dari markas NatalUmat ​​​​Kristen percaya bahwa garis-garis merah melambangkan darah Yesus yang ditumpahkan di kayu salib dan rasa pepermin dari tanaman hisop yang digunakan untuk penyucian dalam Alkitab.

Baca Juga  7 tips mencuci baju di musim hujan, mencegah baju lembab dan bau

Pilihan Editor: Betlehem ‘Natal Terburuk’ ditinggalkan karena perang.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *