PBB: Stasiun bantuan terapung buatan AS di Gaza tidak cocok

Uncategorized61 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Selesainya dermaga apung di pantai Gaza Juru bicara PBB mengatakan jalur ini dianggap kurang praktis dibandingkan jalur darat untuk mengirim bantuan.Persatuan negara-negara) pada hari Kamis.

Farhan Haq, wakil juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan: “Menyampaikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan di Gaza dan di tempat lain tidak dapat dan tidak boleh bergantung pada pelabuhan terapung yang jauh dari tempat bantuan dibutuhkan.”

“Jalur darat adalah cara yang paling layak, efektif dan efisien untuk menyalurkan bantuan, jadi kita perlu membuka semua titik penyeberangan. Kita perlu menggunakan cara tercepat dan terjelas untuk menjangkau masyarakat Gaza untuk mencegah kelaparan, dan untuk itu kami ingin menjangkau mereka melalui darat saat ini,” katanya.

Israel dan Amerika Serikat mengumumkan tiang yang dibangun oleh militer Amerika Serikat (AS) bekerja sama dengan otoritas Israel berhasil didirikan pada Kamis.

Haq mengatakan badan dunia tersebut sedang menyelesaikan rencana kerja untuk menjamin keselamatan pekerja PBB dan memastikan dermaga apung siap menangani bantuan ketika sudah beroperasi.

“Kesadaran dan penerimaan masyarakat penting untuk menjamin keselamatan dan keamanan operasi ini. Kami menghargai upaya Siprus, yang didukung oleh negara-negara anggota lainnya, untuk mempertahankan koridor laut sebagai jalur tambahan bantuan ke Gaza. bersyukur. Kami berterima kasih kepada Amerika Serikat atas upayanya membangun dermaga apung,” ujarnya.

Haq menunjukkan bahwa ada kekurangan bahan bakar untuk pasokan bantuan.

Dikatakannya, jika ada bantuan yang datang melalui laut atau darat, tanpa bahan bakar, maka bantuan tersebut tidak akan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

iklan

Sejak tentara Israel melancarkan serangannya ke Rafah pada 6 Mei, pasokan minyak ke Gaza telah dihentikan.

Baca Juga  Nick Kyrgios mundur dari US Open

Adapun bantuan yang masuk ke Gaza, sejumlah barang sudah masuk melalui pembukaan baru di Ziqim.

Namun Zikim berada di wilayah Barat Laut dan yang paling membutuhkan bantuan berada di wilayah Selatan. Jumlah bantuan yang masuk ke Gaza melalui Kerem Shalom terbatas, meskipun penyeberangan tersebut masih tidak praktis secara logistik, kata Haque.

“Jadi pada dasarnya, hanya ada sedikit makanan yang masuk dan hal-hal seperti bahan bakar, impor bahan bakar, untuk semua tujuan praktis, telah terhenti. Kita benar-benar membutuhkan lebih banyak bahan bakar.”

Pilihan Editor: Bantuan kemanusiaan melalui laut tiba di Gaza utara

di antara



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *