Pertempuran berkecamuk di Gaza selatan ketika hujan deras melanda wilayah utara.

Uncategorized130 Dilihat

TEMPO.CO, GazaIsrael Maju cepat ke hari Sabtu bulan Januari. 27, kampanye melawan Hamas GazaDi wilayah Khan Yunis, warga Palestina yang mengungsi karena cuaca buruk mencari perlindungan ke utara di wilayah tersebut.

Warga melaporkan adanya tembakan hebat dari udara dan tank di Gaza selatan, yang menjadi fokus serangan darat Israel di Khan Younis dan dua rumah sakit utamanya.

Hamas mengatakan pejuangnya menembakkan rudal anti-tank ke tank Israel di barat daya Khan Yunis.

Tentara Israel mengatakan mereka membunuh sedikitnya 11 militan ketika mereka mencoba memasang bahan peledak di dekat tentara dan yang lain menembakkan senapan dan granat berpeluncur roket ke tentara di Khan Younis. Dia menambahkan bahwa pasukan komando telah membunuh lebih dari 100 militan dan menyerbu gudang senjata dalam seminggu terakhir.

Kelompok Jihad Islam Palestina yang berafiliasi dengan Hamas mengatakan para pejuangnya telah menembakkan roket ke Israel setelah mengerahkan pasukan Israel di daerah tersebut.

Menurut Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan serangan Israel menewaskan satu orang di lokasi fasilitas medis terbesar yang beroperasi di wilayah selatan, Rumah Sakit Nasser, dan Rumah Sakit Al-Amal.

Pemboman Israel merusak layanan kesehatan dan membahayakan nyawa para dokter, pasien, dan pengungsi, kata Ashraf al-Qidra, juru bicara kementerian.

Tentara Israel mengatakan akan memeriksa direktur rumah sakit dan staf medis melalui telepon dan di lapangan untuk memastikan mereka dapat berjalan dan dapat diakses. Israel membantah tuduhan kelompok tersebut, dengan menyatakan bahwa Hamas beroperasi di dalam dan sekitar fasilitas medis.

Dalam keputusannya pada hari Jumat, Mahkamah Internasional menangguhkan gencatan senjata tetapi memerintahkan Israel untuk mencegah genosida terhadap warga Palestina dan berbuat lebih banyak untuk membantu warga sipil. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kemudian mengatakan perang untuk menghancurkan Hamas akan terus berlanjut.

Baca Juga  Anggota DPR dari Fraksi PKS itu mengkritisi barang kiriman para buruh migran yang ditahan tersebut

Di kota selatan Rafah, Zainab Khalil, 57 tahun, yang mengungsi bersama keluarganya hingga ia mencapai tempat penampungan tidak jauh dari perbatasan Mesir, mengatakan keputusan Mahkamah Internasional penting namun tidak cukup. “Apa yang kami inginkan sekarang adalah gencatan senjata,” katanya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *