Pertemuan Jokowi dan Puan Maharani, Pengamat Soroti Faksionalisme di PDIP

Uncategorized52 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua DPP PDIP Puan Maharani bertemu Presiden Joko Widodo alias Jokowi Makan malam pada Pertemuan (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 yang diselenggarakan di Bali pada Minggu 19 Mei 2024. Pertemuan ini merupakan pertama kalinya sejak Pilpres 2024 putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, mencalonkan diri melawan calon dari PDIP.

Ahmad Kirul Umm, dosen ilmu politik Universitas Paramadina, meyakini keakraban tersebut Nyonya Maharani Ia tak sependapat dengan pandangan elite PDIP lainnya terhadap Jokowi. Sebab, menurut Umam, setelah elite PDIP memberikan restu kepada anaknya, Jokowi kemudian menjadi calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meski saat itu keduanya masih menjadi kader Partai Banteng.

“Kedekatan Puan dan Jokowi tidak ada kaitannya dengan pandangan politik elite dan pernyataan publik. PDIP Lainnya,” kata Umam dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 22 Mei 2024, mengutip mantan calon presiden PDIP Ganjar Pranowo dan Sekjen PDIP Hasto Cristiano sebagai elite partai yang kritis terhadap Jokowi.

Apalagi, menurut Umam, tokoh seperti Ganjar dan Hasto kerap memanfaatkan reputasi suasana rahasia kader akar rumput PDIP untuk menyerang Jokowi dan lingkarannya. Menurut para elite tersebut, kata Umam, keinginan PDIP adalah agar partai tersebut terus mengkritik Jokowi.

Umam Puan menilai sikap ramahnya terhadap Jokowi bisa menjadi pertanda adanya perbedaan pendapat di internal PDIP. Hal ini membuktikan adanya faksionalisme yang sangat akut di PDIP, terlihat dari perbedaan pandangan mereka menghadapi arah kekuasaan baru di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran ke depan, kata Ummam.

iklan

Meski begitu, Umam menyebut kemesraan yang ditunjukkan Puan dan Jokowi merupakan tanda kedewasaan politik antar pejabat pemerintah lainnya. Saat Jokowi menghadiri pertemuan WWF sebagai presiden, Puan datang untuk menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPR RI.

Baca Juga  BMW tidak berencana berhenti menjual mobil berbahan bakar bensin

Ato Umam mengatakan, pertemuan tersebut merupakan pertemuan rutin yang dilakukan para petinggi lembaga eksekutif dan legislatif. Namun, pertemuan silaturahmi dan keakraban antara Jokowi dan Puan bisa jadi menjadi awal kesenjangan antara kedua belah pihak, kata Umma.

Pilihan Redaksi: Ketua KPU: Upaya PPP mencapai tingkat parlemen melalui MK gagal.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *