Rahasia pajak masyarakat tidak percaya dengan penghasilan dari YouTube mereka mengundang juru bicara Shri Muliani Soleh Solihun.

Uncategorized141 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Juru Bicara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Justinus Prastowo menanggapi komentar aktor dan komedian Solihu yang menyebut fiskus tidak percaya tidak ada pendapatan atau AdSense dari YouTube. Keluhan Soleh Solihun diposting di akun X miliknya @solehsolihun dan langsung ditanggapi oleh akun Prastow @Prastow.

“Tahun 2018 saya mendapat bukti dari halaman penghasilan akun youtube saya hanya mendapat uang dari youtube selama 2 bulan. Setelah itu akun adsense saya kena banned. Saya tidak dapat uang lagi. Tetap saja orang tidak dapat pajak” Don’ aku tidak percaya padaku. Sebenarnya, cross-check itu mudah. Cek saja YouTube saya,” cuit Sole pada Sabtu, 14 Oktober 2023 sambil mengunggah tangkapan layar perkiraan penghasilannya di YouTube.

Soleh Solihun mempunyai akun YouTube. Video yang diunggah mantan jurnalis tersebut bertajuk ‘Wawancara Soleh Solihun’ yang berisi wawancara dengan musisi dan aktor atau publik figur lainnya. Video terakhir yang diunggah adalah wawancara sutradara dan sinematografer Jay Suyakto dan Oscar Motulo. Video itu diunggah empat bulan lalu.

Prastowo pun langsung merespons dengan meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Menurut Pratowo, pihaknya berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (Dietgen Pajak) Kementerian Keuangan. Saat ini, pegawai kantor pelayanan pajak menyatakan sedang memverifikasi informasi tersebut.

iklan

“Pada prinsipnya Direktorat Jenderal Pajak menjalankan serangkaian tugas secara adil, obyektif dan transparan. Tanggapan dan informasi yang diberikan memang sangat bermanfaat dan menjadi bahan tindak lanjut. Terima kasih sudah mengangkat hal ini. Terima kasih sudah pembayar pajak untuk pembangunan Indonesia,” cuit Prastoo. Tempo boleh mengutip cuitan Prasto.

Bahkan, Prastow kemudian mengajak Soleh Solihu untuk melihat sendiri informasi atau data yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak, selain dari informasi yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Menurut Prastowo, informasi dari berbagai sumber tersebut tentunya harus diungkapkan terlebih dahulu kepada wajib pajak.

Baca Juga  Bintang 'Fast And Furious' tuntut Home Depot atas dugaan rasial

“Silahkan nanti disampaikan penjelasan, bukti dan dokumen terkait lainnya. Direktorat Jenderal Pajak akan menindaklanjuti penjelasan/bukti yang Anda berikan sesuai aturan. Terima kasih,” kata Prastowo.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *