Saksi kunci kasus korupsi BTS, Windy Purnama mengungkap adanya aliran dana Rp 40 miliar ke BPK.

Uncategorized147 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Saksi mahkota dalam kasus ini korupsi BTS 4G Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Cominfo), Windi Purnama, Rp. Ia mengaku memberikan uang sebesar 40 miliar kepada seseorang bernama Sadikin. Menurut Windy, uang tersebut sudah diserahkan ke Badan Pengawasan Keuangan (BPK).

Penyerahan kepada Windy dilakukan atas perintah Direktur Jenderal Bakiti Kominfo Anang Achamad Laf.

“Ada dana yang diberikan ke BPK dan 40 miliar rupiah diberikan atas perintah Pak Anang,” kata Windi Purnama saat bersaksi di sidang Pengadilan Persepsi Korupsi (TPCOR) PN Jakarta Pusat. Selasa, 26 September 2023.

Windy Poornama Yohannes Surianto dari Indonesia, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Platt, dan staf ahli pembangunan manusia sebagai saksi Mahkota untuk Anang Achamad Laff.

Uang itu diambil dari kantor Irwan Hermawan.

Windy Money dikembangkan oleh Komisaris Sinergi PT Solich Media. Irwan Hermawan. Ia menyatakan, uang itu diambilnya dari ruang lemari kantor Irwan.

“Uang itu saya atur bersama Pak Irwan di ruang kabinet[tempat penitipan uang dugaan korupsi BTS],” kata Windy.

Setelah dimasukkan ke dalam koper, Windy membawa uang itu bersama sopirnya menuju parkiran Hotel Grand Hyatt.

iklan

“Saya bawa sama supir, uangnya saya masukkan ke dalam koper,” kata Windy.

Ketua dewan juri, Fahzal Hendri, tampak kaget karena uang sebesar itu diberikan secara tunai. Ia pun menanyakan apakah uang yang ditransfer dalam rupee atau dolar. Windy juga mengatakan mata uang tersebut merupakan kombinasi mata uang asing.

“Uangnya dalam bentuk dolar Amerika dan dolar Singapura. Nanti dirupiahkan. Jumlahnya 40 miliar rupiah.”

Dalam kasus ini, Windy disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Irwan Hermawan. Direktur PT Multimedia Berdikari Sejatera didakwa mentransfer uang hasil korupsi BTS ke berbagai pihak.

Baca Juga  Pelajari apa itu mutasi tag, manfaatnya, dan cara memeriksanya

Selain ini BPK, Windy mengaku menyerahkan uang kepada Nistara Yohan, ahli Komisi 1 DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sugiono. Ia menyatakan telah menyerahkan 70 miliar birr kepada Nistara. Ia juga mengatakan, penyerahan Windi Purnama dilakukan atas perintah Anang Achamad Laff.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *