Satu keluarga WNI masih terjebak di Gaza saat perlintasan perbatasan Rafah ditutup

Uncategorized104 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Satu lagi keluarga Indonesia yang mencoba keluar dari perangkap Gaza Di tahun Meski situasi berbahaya akibat pengeboman Israel sejak 7 Oktober 2023, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan pada hari ini, 6 November, evakuasi terhenti selama dua hari terakhir akibat penutupan perbatasan Rafah oleh Mesir.

“Kami mendapat informasi bahwa pintu Rafah dari sisi Gaza belum dibuka sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan evakuasi. Kami akan terus bekerja. [towards the evacuation]Dan kemarin saya menghubungi berbagai pihak untuk memastikan kondisi WNI dalam keadaan baik, kata Retno.

Salah satu keluarga WNI yang akan dibebaskan adalah Mohamed Hussain dan dua anaknya yang berkewarganegaraan Indonesia serta istrinya yang berkewarganegaraan Palestina. Mereka tinggal di Gaza selatan, dan waktu tempuh dari Gaza utara ke Gerbang Rafah sekitar 20 menit dalam kondisi normal.

Di tahun Pada tanggal 2 November, keluarga Hussain mengalami masalah administratif ketika mereka tiba di perbatasan Rafah pada bulan November. 2 Dan mereka harus kembali ke rumah. Hussain mengatakan dalam video YouTube yang diposting hari itu bahwa hanya namanya yang masuk dalam daftar orang asing yang diizinkan meninggalkan wilayah yang terkepung. Ia mengatakan, warga asing lainnya di Gaza juga menghadapi masalah administratif serupa.

Menteri Retno menegaskan bahwa dia terus melakukan kontak dengan Hussein dan keluarganya untuk memfasilitasi jalan keluar yang aman dari Gaza.

Ia juga menjalin kontak dengan tiga warga negara Indonesia yang merupakan mahasiswa dan relawan di Medical and Humanitarian Institute (MER-C) Kementerian Luar Negeri RI. Mereka memutuskan untuk tinggal di Gaza dan bertugas di Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Beit Lahia, Gaza utara.

“Saya menyerukan kepada Israel untuk mengakhiri pembunuhan terhadap warga sipil dan serangannya terhadap institusi sipil seperti rumah sakit, masjid, dan gereja,” tegas Retno.

Baca Juga  Menteri Budi Arie memperingatkan X untuk segera menghilangkan iklan perjudian online

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Luar Negeri menghadirkan keluarga Indonesia pada Kamis, 2 November. Keluarga Abdullah Onim bersama istri warga Palestina dan tiga anaknya warga negara Indonesia.

Nabila Azahra

Pilihan Editor: Sebuah keluarga Indonesia yang mengungsi dari Gaza tiba di Kairo

klik disini Dapatkan berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *