Sederet Fakta Dukungan Coldplay untuk Palestina

Uncategorized118 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta Permainan kerenDi tahun Band rock asal Inggris yang dibentuk di London pada tahun 1996 ini akan menggelar konser di Stadion Utama Jellora Bung Karno, Jakarta pada 15 November 2023. Konser mereka kali ini bertajuk Music of the Spheres World Tour 2023.

Sebagai band yang berusia di atas 20 tahun, Coldplay dijuluki paling sukses. Band abad ke 21. Ada banyak lagu Coldplay yang sangat populer di kalangan masyarakat di seluruh dunia, misalnya Viva la Vida, Memperbaikimu, kuning, Peneliti, ilmuwandan banyak lagi.

Selain penampilan seni dan panggung mereka, Coldplay telah menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan dampak positif di seluruh dunia dengan mendukung berbagai badan amal termasuk Amnesty International, Poverty History dan Oxfam.

Di balik panggung yang mengesankan dan lagu-lagu populer, Coldplay telah menciptakan aliran dukungan yang kuat terhadap Palestina. Berikut beberapa fakta Coldplay mendukung Palestina:

1. Mendukung Palestina sejak tahun 2011

Coldplay sangat vokal dalam mendukung Palestina. Setidaknya, endorsement pertama band asal Inggris itu muncul pada tahun 2011.

Saat itu, akun resmi Coldplay mengajak para pengikutnya untuk mendengarkan lagu tersebut di Facebook Kebebasan untuk Palestina.Sebuah lagu yang diluncurkan oleh Gerakan Satu Dunia.

Melaporkan dari Washington Post, tautan tersebut diprotes oleh pendukung Israelnya. Dalam waktu kurang dari sehari, 12.000 komentar dilontarkan terhadap artikel tersebut, termasuk ancaman boikot dan pembentukan grup Facebook yang menuntut permintaan maaf dari Israel.

Tanggapan terhadap tautan Kebebasan untuk Palestina. Ini bukan hanya dari para pendukung Israel. Pendukung pro-Palestina juga memberikan komentar serupa.Zionisme adalah rasisme.“Dan”Israel adalah negara apartheid.”

Akibat kontroversi tersebut, tautan video tersebut bahkan diblokir di Facebook setelah beberapa pengguna melaporkannya.Kasar.”

Baca Juga  Bos PT PP Catat Kontrak Rp 30,2 Triliun Hingga November: Dipegang Proyek Infrastruktur

2. Kunjungi Palestina dan berkolaborasi dengan Le Trio Joubran

Di tahun Pada tahun 2017, Coldplay melakukan tur ke Palestina dan berkolaborasi dengan band lokal bernama Le Trio Jubran. Kolaborasi Coldplay dan Le Trio Joubran menghasilkan lagu bertajuk. Arab.

Berdasarkan informasi kredit lagu SpotifyLagu ini ditulis oleh Chris Martin, Drew Goddard, Femi Kuti, Guy Berryman, Johnny Buckland, Paul Van Haver dan Will Champion.

3. Berbicara pada konser Solidaritas di Yordania

Melaporkan dari VOI, Coldplay kembali menegaskan dukungannya terhadap Palestina pada tahun 2019. Dukungan tersebut terungkap saat ia menggelar konser di Amman, Yordania. Saat itu, Chris Martin diminta oleh seorang penggemarnya untuk menyanyikan sebuah lagu untuk para korban perang Gaza-Palestina.

Martin tidak hanya memenuhi tuntutan tersebut, namun juga menyampaikan pidato solidaritas yang menolak segala bentuk penindasan dan keyakinannya terhadap hak setiap manusia untuk hidup.

“Saya percaya bahwa setiap manusia berhak untuk hidup dan saya tidak memaafkan penindasan dalam bentuk apa pun,” ujarnya. Chris Martin Dalam percakapan.

M RAFI AZHARI | Tolong Delphi Anna

Pilihan Editor: Mengapa Konser Coldplay di Jakarta Ada Demonstrasi Damai?



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *