Selain Eric Tohir, 64 Sekretaris PBNU dipecat karena masuk dalam kelompok sukses calon presiden dan legislatif.

Uncategorized208 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Dewan Pengurus Nehdetel UlamaPBNU) secara resmi dinonaktifkan Eric Tohir Pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakhpesdam) PBNU.

Selain Eric Tohir, 64 orang pengurus PBNU lainnya dipecat karena ikut dalam suksesi calon presiden dan wakil presiden serta calon legislatif.

Sedangkan Eric Tohir telah diberhentikan melalui surat Nomor 285.a/PB.01/A.II.01.08/99/01/2024. Surat ini merupakan perubahan atas surat penangguhan sebelumnya yang dikeluarkan PBNU pada 21 Januari 2024.

SK Nomor 285.a merupakan perubahan atas SK 285 sebelumnya, kata Wakil Ketua PBNU H. Amin Syed Husni dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, 24 Januari 2024.

Selain itu, sebagaimana dijelaskan Amin Saeed, SK 285.a juga menyunting nama Iyyah Abdurrahman Wahid, KH Fuad Noorhassan, dan Imron Rosiadi. Ketiga nama tersebut dicoret dari daftar menyusul adanya klarifikasi dari pihak terkait bahwa calon presiden dan wakil presiden bukan bagian dari tim sukses.

Dan ditambah nama Eric Tohir (relawan calon presiden), Andy Salahuddin dan Gus Hilmi Mohamed (calon DPD), kata Amin Sended.

Sebelumnya, PBNU membatalkan sedikitnya 64 nama pegawai dari jajaran Harian dan Pengurus Penuh PBNU melalui Nomor 12 Desember 285/PB.01/A.II.01.08/99/01/2024.

Diskualifikasi pengurus PBNU dimulai sejak ada keputusan badan yang berwenang hingga selesainya proses Pemilu 2024.

iklan

Amin Saeed meminta izin sebagian besar pengurus PBNU mengundurkan diri atau tetap tidak aktif sejak keputusan KPU. Ketentuan ini dikonfirmasi dari PBNU terkait permintaan mereka untuk tidak beraktivitas, ujarnya. Seluruh pengurus merupakan nama yang terdaftar secara resmi dalam tim sukses calon legislatif dan calon presiden dan wakil presiden.

Dalam jajaran Mustyar tersebut, di antaranya nama Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Habib Lutfi Bin Yahya (TKN), mantan Gubernur Sumsel Herman Deru (Timnas Amin). Prabowo-Gibran), dan mantan politikus PKB Muhammad AS Hikam (TPN Ganjar-Mahfud).

Baca Juga  Monyet ekor panjang dapat dilihat di desa Sleman, 10 km dari Gunung Merapi.

Sedangkan calon legislatif berjumlah lima orang dan kelompok calon presiden di tingkat pengurus Harian Syuriyyah dan Tanfiziyah berjumlah 11 orang. Di antaranya KH Ma’shum Faqih (Timnas Amin), Khofifah Indar Parawansa (TKN Prabowo-Gibran), dan KH Mustofa Aqil Siradj (TPN Ganjar-Mahfud).

Kofifah, Ketua Umum Muslimat NU, juga termasuk di antara 48 anggota Komite Penuh PBNU penyandang disabilitas. Tak hanya Kofifa, penyandang disabilitas tersebut adalah Jameetul Qura’e Wol Hufadz Saifullah Masum (Amin Kelompok Nasional) Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) KH Asep Saifuddin Chalim.

Berikutnya adalah Ketua Umum Ikatan Sarjana NU (ISNU) Ali Masikur Musa dan Lembaga Pengembangan Pertanian (LPPNU) NU Nusron Wahid (TKN Prabowo-Gibran) serta Ketua Lembaga Takmir Masjid (LTMN) NU. Nasirul Falah Amru dan Ketua Badan Pengembangan Inovasi Strategis Yeni Wahid (TPN Ganjar-Mahfoud).

di antara

Pilihan Redaksi: Boy Tohir Katanya Dukung Prabowo-Gibran, Ini Tanggapan Tim Djaroum dan Adaro.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *