Seorang ahli saraf berbagi 5 kebiasaan yang meningkatkan peluang Anda untuk hidup lebih lama.

Uncategorized79 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Beberapa keadaan mengenai usia seseorang tidak dapat dikendalikan. Namun, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk memperpanjang umur. Bagi kebanyakan orang, mengendalikan perilaku sehari-hari dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan Panjang umur ketimbang genetika.

“Bahkan orang yang memiliki masalah genetik dengan penyakit Alzheimer dapat menghindari gejala selama bertahun-tahun dengan menjalani gaya hidup sehat,” kata Dr. Gary Small, spesialis memori, otak, dan penuaan di Hackinsack Meridian Health di New Jersey, mengatakan. Berita Fox Digital.

Berikut lima kualitas terpenting untuk hidup sehat dan panjang umur.

Menjadi positif
Ada bukti ilmiah bahwa bersikap positif membantu Anda menjalani hidup lebih lama dan lebih sehat, kata Little. “Optimisme baik untuk kesehatan fisik dan emosional, mengurangi rasa sakit, mengalami tingkat energi yang lebih tinggi, dan secara umum menjalani hidup yang lebih bahagia dan seimbang,” katanya.

Waspada
Beberapa penelitian menghubungkan olahraga teratur dengan umur panjang. “Pelatihan kardiovaskular meningkatkan sirkulasi, meningkatkan endorfin dan protein yang memperkuat komunikasi sel otak, serta meningkatkan kesehatan jantung,” jelas Little.

iklan

Pola makan yang sehat
Pola makan yang sehat dapat berdampak besar pada umur panjang karena mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan penyakit terkait usia lainnya, kata Little. “Obesitas di usia paruh baya meningkatkan risiko demensia. Mengontrol porsi makan dapat melindungi kesehatan otak,” jelasnya.

Manajemen stres
Stres yang terus-menerus meningkatkan risiko demensia dan masalah jantung, jadi cobalah melakukan sesuatu untuk meringankannya. “Aktivitas meditasi dan relaksasi mendukung pola hidup sehat. Meditasi 10 menit sehari saja tidak hanya dapat meningkatkan mood, tetapi juga meningkatkan kognisi,” kata Little.

Tetap baik-baik saja
Penyakit kronis umum seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi meningkatkan risiko penurunan kognitif. Penyakit jantung, dan hidup ini singkat. “Penyakit-penyakit ini efektif dengan pengobatan dan pola hidup sehat, terutama olahraga dan pola hidup sehat,” ujarnya.

Baca Juga  Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 40 Bulan Berturut-turut, Alasannya?

Pilihan Editor: Kebiasaan yang Membuat Orang di Zona Biru Hidup Lebih Lama



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *