Slovakia mengatakan kekuatan militer bukanlah solusi bagi Ukraina

Uncategorized99 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Luar Negeri Slovakia Juraj Blenar yakin pemerintahannya tidak akan menemukan solusi lagi Militer Memenuhi syarat untuk Perang Ukraina. Bratislava akan segera mendesak Kyiv untuk mengupayakan inisiatif perdamaian dengan bantuan UE.

Menurut Blanar, pihak berwenang Slowakia Bantuan kemanusiaan akan terus dikirim ke Ukraina. Sedangkan pemberian senjata hanya akan memperpanjang perang.

“Kami berpendapat tidak ada solusi militer terhadap perang di Ukraina. “Kami tidak akan memberikan apa pun dan tidak akan melindungi diri kami sendiri,” kata Blennar yang tidak lagi memberikan dukungan senjata, Senin, 6 November 2023.

Pemerintah Slovakia sebelumnya telah memasok senjata dan amunisi ke Ukraina. Perdana Menteri Slovakia yang baru terpilih, Robert Fico, berjanji menghentikan semua pengiriman (senjata) dan tidak mengirim senjata lagi. Sebaliknya, Slovakia menyerukan agar UE berubah dari pemasok senjata menjadi pembawa perdamaian.

Terkait posisi barunya tersebut, Blanar juga menekankan pentingnya mengusulkan beberapa inisiatif damai di tingkat UE. Slovakia akan melanjutkan pembicaraan antara Kiev dan Moskow. Sebelum perang Ukraina, Ukraina dan Rusia mengadakan beberapa kali pembicaraan, namun pembicaraan tersebut terhenti dan masih belum dapat dilanjutkan.

Blenar menambahkan, pemerintah Slovakia mendukung usulan perdamaian dari negara lain, termasuk usulan dari Ukraina sendiri atau sebelumnya ditolak oleh China dan Brazil.

iklan

Fico mengambil alih jabatan perdana menteri Slovakia akhir bulan lalu. Mereka percaya bahwa perang Ukraina pada akhirnya disebabkan oleh serangan Ukraina terhadap warga sipil. RusiaDi tahun Merujuk pada apa yang disebut kampanye anti-teroris Kiev di wilayah Donbass pada tahun 2014, ia berjanji akan menentang sanksi apa pun terhadap Moskow jika hal itu mengancam kepentingan Slovakia. Fico membenarkan bahwa negaranya dan warga Slovakia memiliki masalah yang lebih besar dibandingkan Ukraina.

Baca Juga  BMKG: Siang ini diprakirakan akan turun hujan di Jakarta dan sekitarnya

Sumber: RT.com

Pilihan Editor: Universitas-universitas di Israel berjanji untuk mendukung 5.000 mahasiswa yang ingin bergabung dengan tentara cadangan.

Ikuti berita terkini Tempo di Google News, klik disini



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *