Taylor Swift menggunakan nama palsu ini untuk reservasi restoran di Singapura

Uncategorized72 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaRestoran Halia di Singapore Botanic Gardens dikabarkan menutup pintunya selama beberapa jam untuk menampung tamu VVIP. Orang asing itu adalah Nyonya. Sjoberg. siapa dia

Banyak orang mengira orang tersebut bukanlah orang lain Taylor Swift Yang menggelar konser 2-9 Maret 2024. Restoran kerap menggunakan nama samaran ini untuk privasi saat bersantap.

Nama Sjöberg digunakan sebagai nama Swift ketika dia membawakan lagu “This Is What You Came For” milik Calvin Harris dan Rihanna, meskipun dia tidak pernah membicarakannya. Tapi dia mengisyaratkan hubungannya dengan namanya. Taylor Swift berbicara tentang namanya Nils Sjöberg dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone.

Dia bilang dia menulis lagu dengan nama panggilan: “Saya suka nama panggilan. “Saya menulisnya dengan nama Nils Sjöberg karena kedua pria Swedia ini adalah nama yang sangat terkenal.”

Nama palsu Nils Sjöberg lainnya terungkap pada tahun 2017 ketika ia muncul di majalah Swift untuk Target. Di dalamnya, salah satu catatan tulisan tangan dengan jelas bertuliskan “Taylor Swift alias Nils Sjoberg.”

Restoran jahe

Nama tersebut konon digunakan Swift untuk memesan restoran. Singapura. Halia, yang berarti “jahe” dalam bahasa Melayu, terkenal karena memadukan rempah-rempah dengan masakan Eropa modern untuk menciptakan pengalaman bersantap yang baru dan intim. Spesialisasinya meliputi Spaghettini Kepiting Cabai dan Fillet Halibut Panggang Kantong Kertas, serta berbagai hidangan yang mengandung jahe.

Selain menunya yang lezat, restoran ini terkenal dengan suasananya yang santai sehingga menjadikannya tempat persembunyian yang sesuai dengan selera Swift karena keanggunan dan variasinya.

iklan

Restoran ini terletak di tengah kebun jahe seluas satu hektar di Singapore Botanic Gardens. Taman ini adalah rumah bagi lebih dari 250 spesies jahe dengan daun menakjubkan dan bunga berwarna-warni.

Baca Juga  Sepekan, polusi Jakarta hingga hoaks jelang Pemilu 2024

Pembangunan Halia berlangsung pada tahun 2000 bersamaan dengan pembangunan kebun jahe. Desainnya sesuai dengan bentuk lahan, penghormatan terhadap pepohonan dewasa, dan kelestarian lingkungan.

Ruang restoran ini memiliki jendela kaca tinggi yang memungkinkan lebih banyak cahaya masuk. Para tamu dapat bersantap di taman sambil duduk nyaman di area yang sejuk. Pohon palem berusia puluhan tahun berdiri sebagai utusan, saksi penjaga keindahan alam Singapore Botanic Gardens.

Perjalanan dan Hiburan | ELITE SETIAP HARI

Pilihan Editor: Taylor Swift memilih resor yang tenang dan jauh dari keramaian di Pulau Sentosa Singapura.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *