Terdakwa penipuan tiket Coldplay di Depok divonis 2,5 tahun penjara.

Uncategorized138 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaJaksa penuntut umum meminta hukuman 2,5 tahun penjara Permainan keren Kasus penipuan tilang Ajeng Ayulina, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Depok, Rabu, 31 Januari. Kuasa hukum korban, Epta Inggie Artha, keberatan dengan permintaan jaksa dan berharap Ajeng mendapat hukuman maksimal. Pasal 378 tentang penipuan.

Kuasa hukum korban, Mohammad Feri Insan, usai sidang mengatakan, “Yang kami harapkan adalah hukuman maksimal empat tahun penjara berdasarkan Pasal 378 Penipuan.”

Sambil menunggu putusan terhadap terdakwa, tim kuasa hukum korban berencana mengajukan gugatan perdata karena yakin kerugian korban dapat dipulihkan.

“Kami akan mengajukan banding ke pengadilan perdata, kami akan menggeledah asetnya,” kata Ferry.

Ferry mengatakan terdakwa berjanji akan mengganti kerugian tersebut dengan membeli tiket Coldplay, namun tidak dilakukan oleh korban. Namun sejauh ini belum ada itikad baik dan harapan tersebut tidak pernah terwujud.

Ajeng Auliina berjanji kepada Epta Eng Arta akan mendapatkan tiket Coldplay dengan harga yang disepakati. Namun hingga hari konsernya pada 15 November tahun lalu, Epta belum pernah mendapatkan tiket seharga Rp 182 juta itu. Hal ini menyebabkan kerugiannya. Dia kemudian melaporkan penipuan tersebut ke polisi.

Ricky Julian

Pilihan Editor: Polda Metro Jaya kembali menerima 2 laporan kasus penipuan tiket Coldplay

klik disini mencari Update berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Gibran mengatakan, peralihan dari pemerintahan Jokowi sudah dibicarakan pada bulan lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *