Terkait kasus Agus Rahardjo, Sudirman Saeed mengaku pernah dihina Jokowi.

Uncategorized168 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Kapten timnas Anis Basedan-Muhaimin Iskandar, ujar Sudirman Ia menyatakan mendapat tekanan dari Presiden Joko Widodo, serupa dengan kondisi yang diutarakan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu sebelumnya. Agus Rahardjo.

Sudirman mengaku dihina oleh Presiden Joko Widodo. Jokowi Nama Setia Novanto yang saat itu menjabat Ketua DPR dikabarkan menggunakan nama Presiden untuk melakukan renegosiasi Perjanjian Freeport. Saat itu, Sudirman menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Saya juga punya pengalaman yang sama. Presiden Joko Widodo menelepon saya di tengah sidang Mahkamah Kehormatan (MKD) dan marah-marah. Sudirman dalam keterangan resminya pada Sabtu, 2 Desember 2023.

Sudirman menuding ada pihak yang mendorong atau mengarahkan saya selaku Presiden saat itu menjabat Menteri ESDM.

Saya jawab tidak ada yang memerintahkan. Ini tindakan saya sebagai pimpinan sektor yang diberi tanggung jawab reformasi sektor ESDM.

Hal ini dilaporkan setelah Sudirman menerima rekaman tersebut. Maruf Sjamsodin, Presiden PT Freeport Indonesia. Rekaman sidang MKD disebut-sebut merupakan percakapan Ketua DPR Setia Novanto, pengusaha Muhammad Riza Chalid, dan Direktur Utama PT Freeport Indonesia Maruf Sjamsodedin. Dalam transkrip rekaman percakapan yang berdurasi sekitar 120 menit itu disebutkan Ketua DPR Setia Novanto menyebut nama Presiden dan Wakil Presiden terkait renegosiasi Perjanjian Freeport.

Sementara itu, dalam pembelaan di persidangan MKD saat itu, Sethia menuding Novanto memberikan keterangan palsu kepada Sudirman dan menyebut rekaman itu ilegal karena tidak sesuai hukum. “Aduan yang disampaikan Sudirman selaku Menteri ESDM sama sekali tidak sesuai fakta dan tidak mempunyai bukti yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait,” kata Setnov pada 7 Desember 2015.

Sudirman mengatakan, pengakuan Agus soal campur tangan Presiden Jokowi terhadap KPK memiliki dasar yang kuat.

Baca Juga  Presiden akan buka FIBA World Cup, penonton diimbau datang lebih awal

“Ini menunjukkan transparansi dan di era digital, kejahatan atau kegiatan ilegal tidak bisa disembunyikan,” ujarnya.

iklan

Sudirman mengatakan, tindakan tersebut dapat digolongkan sebagai penghambatan penegakan hukum dan harus disusul dengan tindakan hukum.

Pihak Istana menolak tudingan Sudirman Syed

Terpisah, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan pernyataan Sudirman Syed tidak benar.

“Tidak benar Presiden Jokowi Sudirman Said pada tahun 2015 mengatakan Setia Novanto (Ketua DPR saat itu) melapor ke MKD,” kata Ari dalam pesan singkatnya kepada Tempo, Sabtu, 2 Desember 2023.

Ari mengatakan, sebenarnya saat itu Presiden Jokowi mengapresiasi proses terbuka yang dilakukan MKD dan terus mengikutinya dari berbagai media dan jajarannya.

“Pada tanggal 7 Desember 2015, di Istana, Pak Sudirman menyampaikan bahwa beliau sangat mengapresiasi Presiden dan berpesan agar terus melakukan edukasi kepada masyarakat karena masalah etika penting bagi masyarakat,” ujarnya.

Ade Ridwan Yandwiputra | DANIEL A.FAJRI | Mereka melihat Tika

Pilihan Editor: KPU Ubah Format Debat Capres-Cawapres, Diduga Ada Campur Tangan Setara Institute



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *