Terlibat Penjarahan 93 Pegawai Rutan, IM57+ Serukan KPK Direstart

Uncategorized415 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 93 pekerja menjadi tersangka rangkaian kasus dugaan pungutan liar di Rumah Tahanan Pemerintah (Rutan). Komisi Pemberantasan Korupsi. Baru-baru ini, Dewan Pengawas KPK akan segera melakukan uji kode etik terhadap para pegawai tersebut.

Terkait hal itu, Ketua IM57+ Institute Praswad Nugraha menuntut adanya reformasi menyeluruh di tubuh KPK. Dalam keterangannya, Kamis, 11 Januari 2024, Praswad mengatakan, “Banyaknya pegawai yang berperilaku seperti itu membuktikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi dan kepemimpinan yang ada belum direformasi.”

Menurut Praswad, hal ini menunjukkan permasalahan pemimpin yang tidak menjadi teladan berimplikasi pada tindakan pegawai karena tidak menjadi teladan. “Pemimpinnya mogok, tidak heran buruh juga ikut ambil bagian,” ujarnya.

Praswad mengatakan, situasi ini tidak bisa diatasi hanya dengan memiliki kode etik. Menurut Praswad, pelakunya bukan hanya perorangan tetapi sudah mempunyai jaringan yang besar. “Dalam hal ini, reset IM57+ KPK secara umum akan terus dilakukan,” ujarnya.

iklan

Menurut dia, teknis menghidupkan kembali KPK bisa dilakukan dengan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap KPK, memberhentikan pimpinan saat ini, dan mengembalikan hak 57 buruh yang menjadi simbol pemusnahan buruh secara ikhlas.

“Langkah cepatMenang cepat“Ini kunci mengembalikan kejayaan KPK,” kata Praswad.

Pilihan Redaksi: TPDI akan gugat Prabowo Subianto atas PTUN besok, berikut alasannya.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Profil Henry Indraguna, Pengacara Tertangkap Pelat DPR Palsu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *