Tiga Bocah di Banten Curi 9 Laptop di Perpustakaan SD, Pelaku Ternyata Alumni

Uncategorized173 Dilihat

RedaksiHarian – Tiga bocah di wilayah Cilegon, Banten, diringkus Polisi karena mencuri laptop milik sekolah. Aksinya diketahui, karena mereka menawarkan barang hasil curiannya lewat Facebook.

Ketiga bocah itu terlibat aksi pencurian 9 unit Chromebook yang tersimpan di Perpustakaan SDN Kedaleman II . Aksi di lingkungan Karang Tengah, Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, itu terjadi pada 7 Agustus 2023.

Polisi mengatakan, ketiga tersangka diamankan dalam waktu 2×24 jam oleh petugas Unit Reskrim Polsek Cibeber dan Resmob Satreskrim Polres Cilegon. Hal itu dilakukan, setelah salah satu pelaku kedapatan menawarkan chromebook barang hasil curiannya melalui akun Facebook.

ADVERTISEMENT

“Jadi Senin pagi tanggal 7 Agustus 2023 kami terima laporan. Itu kami langsung berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Cilegon dan bersama Unit Reskrim Polsek Cibeber dilakukan patroli cyber,” tutur Kapolsek Cibeber, Iptu Atep Mulyana pada rilis ungkap kasus tindak pidana Polres Cilegon, Selasa 15 Agustus 2023.

“Karena yang biasa dijalankan, modus pelaku pencurian umumnya memasarkan hasil kejahatannya melalui media sosial,” ujarnya menambahkan.

Para pelaku berhasil diringkus setelah polisi berpura-pura menyamar sebagai pembeli. Bocah yang berjumlah tiga orang tersebut ternyata merupakan alumni sekolah.

Mereka melakukan aksinya dengan menaiki tembok setinggi empat meter, dan membobol dengan cara merusak pintu ruang perpustakaan sekolah.

Selain mengamankan tiga orang pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti curian berupa 9 unit chromebook, 1 unit proyektor, 7 buah charger chromebook, 1 buah linggis dan satu buah karung yang digunakan pelaku untuk membawa barang hasil curiannya.

Pelaku pun tak bisa mengelak pada saat disergap polisi, lantaran barang hasil curian berada dalam genggaman tangan pelaku.

“Mereka para pelaku lupa, kalau yang mereka tawarkan itu, masih ada label identitas nama sekolah. Mereka tidak sadar bahwa Kedaleman II nya ini (stiker) tidak disobek. Kita lihat di Facebook ada yang jual, ada TKP ya kita pura -pura membeli mereka datang dan kita ambil,” kata Kanit Reskrim Polsek Cibeber, Ipda Muhyidin.

Baca Juga  Tips membuat sushi untuk pemula Perhatikan 2 langkah penting ini

Kepala Sekolah SDN Kedaleman II Ahmad Jahuri mengatakan bahwa chromebook yang dicuri merupakan bantuan pengadaan dari Dinas Pendidikan Kota Cilegon sebanyak 15 unit yang diberikan untuk kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Rencananya chromebook juga akan digunakan untuk latihan menjelang pelaksanaan ANBK. Saat ini kami hanya memanfaatkan chromebook yang tersisa,” ucapnya.

Sementara itu, Ketiga anak yang kini statusnya telah ditetapkan sebagai anak berhadapan dengan hukum, masih di tahan di Polsek Cibeber. Polisi masih menunggu Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Anak Serang, untuk kemudian dilimpahkan ke Kejari Cilegon.

“Karena tiga anak yakni MR, AW dan AS yang statusnya berhadapan dengan hukum ini masih di bawah umur maka kami dari Polres Cilegon masih menunggu BAPAS Serang agar dilakukan pendampingan. Karena kan kalau anak itu disesuaikan dengan sistem peradilan anak, maksimal 14 hari sejak penetapan tersangka hingga ke proses pengadilan,” tutur Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Darmawan.

Ketiganya kini dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.***

Post Views: 1

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *