Tips menu buka puasa bagi penderita diabetes agar kadar gula tetap normal

Uncategorized106 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaBulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah bagi komunitas Muslim di seluruh dunia. Selama bulan ini, umat Islam berpuasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Ketika waktu puasa tiba, makanan dan minuman yang disajikan akan nikmat. Fenomena tersebut bukan terjadi tanpa sebab, setelah berpuasa seharian, tubuh manusia membutuhkan gula sebagai sumber energi utama.

Mengonsumsi makanan dan minuman manis akan membantu memulihkan energi tubuh. Namun penting untuk diingat bahwa penggunaan makanan dan minuman kaya gula sebaiknya dilakukan dalam jumlah yang tepat, dengan mempertimbangkan risiko peningkatan diabetes. Terutama bagi mereka yang sudah mengidap penyakit diabetes sebaiknya berhati-hati dalam memilih menu berbuka puasa.

Pada prinsipnya, Penderita diabetes diperbolehkan berpuasa Selama kadar gula darah tidak terkontrol. Namun, ada beberapa faktor risiko terkait diabetes yang patut diperhatikan, mulai dari risiko ringan hingga tinggi. Jika Anda termasuk dalam kategori risiko sangat tinggi, disarankan untuk tidak berpuasa karena berpotensi menimbulkan masalah serius. Oleh karena itu, penting bagi penderita diabetes untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan berpuasa, terutama jika kondisinya berisiko tinggi.

Menjaga kadar gula darah tetap stabil saat berpuasa menjadi prioritas bagi penderita diabetes. Pilihan makanan saat berbuka puasa berdampak besar dalam menjaga kesehatan dan mengendalikan gula darah. Mengonsumsi terlalu banyak gula saat berbuka dapat memperburuk diabetes, sedangkan kurang makan dapat menyebabkan hiperglikemia dan gejala lemas. Penderita diabetes bisa berpuasa dengan aman dan nyaman dengan merencanakan menu berbuka puasa yang tepat. Berikut beberapa tipnya. Menu berbuka puasa bagi penderita diabetes Untuk menjaga kadar gula;

1. Nasi merah

Bagi penderita diabetes, disarankan untuk mengganti biji-bijian dengan nasi putih yang kaya serat dan nutrisi. Mengonsumsi makanan kaya serat membantu memperlambat pencernaan, sehingga penyerapan nutrisi lebih stabil untuk mengontrol gula darah. Biji-bijian utuh seperti beras merah, roti gandum utuh, pasta gandum utuh, bibit gandum, soba, quinoa, dan millet bisa menjadi alternatif sehat pengganti nasi putih saat puasa dan sahur.

Baca Juga  Satgas Marinir Pam Ambalat lakukan pengobatan gratis warga Sebatik

2. Tanggal

Puasa takjeel dengan kurma memiliki manfaat yang besar bagi penderita diabetes. Gula alami pada kurma aman digunakan dan tidak meningkatkan kadar gula darah secara signifikan. Disarankan hanya 1-2 buah kurma untuk berbuka puasa, ditemani teh hangat tanpa gula. Bunga daylili umumnya memiliki indeks glikemik yang rendah, sekitar 43-53, menurut Journal of Nutrition.

3. Lengkap

Meski secara umum aman, kolak bisa masuk dalam menu buka puasa bagi penderita diabetes asalkan mereka mengolahnya sendiri. Kompot berbahan dasar pisang, ubi atau labu kuning dengan isian indeks glikemik rendah seperti pisang dan kacang-kacangan. Buah kurma dapat ditambahkan sebagai sumber serat untuk membantu mengontrol gula darah.

4. Air kelapa

Air kelapa, terutama yang segar dari buah kelapa, merupakan minuman yang aman bagi penderita diabetes. Air kelapa menghidrasi tubuh dan kaya akan vitamin dan mineral. Daging kelapa juga bisa dimakan dengan bijak.

5. Makanan Laut

Makanan laut seperti ikan yang disajikan bersama buah-buahan dan sayur-sayuran bisa menjadi pilihan sehat bagi penderita diabetes selama puasa. Kandungan asam lemak omega-3 pada seafood tidak meningkatkan kadar gula darah, namun membantu mengontrol gula darah karena rendah karbohidrat. Beberapa pilihan makanan laut untuk penderita diabetes adalah salmon, tuna, sarden atau udang.

6. Jus buah

Jus buah bebas gula, terutama jus buah rendah gula seperti mangga, merupakan pilihan sehat bagi penderita diabetes. Mangga kaya akan serat dan memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga tidak mempengaruhi kadar gula darah.

7. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan brokoli yang rendah kalori dan tinggi serat sangat baik dikonsumsi saat puasa. Mereka membantu mengontrol kadar gula darah dan menyediakan nutrisi penting seperti vitamin, mineral dan antioksidan. Mengonsumsi sayur ini bisa menurunkan gula darah.

Baca Juga  Indonesia bidik nilai tambah bagi UMKM dalam pembaruan AANZFTA

Menjaga kestabilan gula darah menjadi prioritas bagi penderita diabetes menghadapi bulan Ramadhan. Dengan memilih menu buka puasa yang tepat dan mengatur pola makan dengan bijak, penderita diabetes bisa berpuasa tanpa risiko atau rasa tidak nyaman. Penting untuk memilih makanan sehat, mengontrol ukuran porsi dan berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter bila diperlukan. Semoga tips ini bisa membantu Anda tetap sehat dan mendapatkan keberkahan selama berpuasa. Berkomitmen untuk kesehatan dan kebahagiaan selama bulan Ramadhan dan seterusnya.

Magdalena Natasya

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *