Tips menyehatkan ginjal, hindari mengonsumsi makanan yang tinggi garam

Uncategorized117 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Milikku Ginjal Kesehatan adalah dambaan setiap orang. Dina Nila Sari, Ph.D., konsultan penyakit dalam, ginjal dan hipertensi. Tips menyehatkan ginjal Hindari mengonsumsi makanan kaya natrium atau garam sejak kecil.

“Hindari makanan yang banyak mengandung natrium atau garam, termasuk makanan olahan, makanan lain yang ditambah protein, sayur mayur, mineral, dan lain-lain,” ujarnya dalam ceramah bertajuk “Ginjal Sehat untuk Seluruh Ginjal Sehat” di Jakarta, Kamis, 14 Maret 2020. , 2024.

Dijelaskan Dina, ginjal berperan sebagai penyaring cairan dan zat sisa yang diserap melalui urin. Hal ini menunjukkan adanya urin yang berubah warna dan berbusa Penyakit ginjal Dia naik ke tingkat yang lebih tinggi.

Selain itu, ginjal berfungsi memproduksi hormon pembentuk sel darah merah dan pembentukan vitamin D untuk mengatasi masalah tulang.

Salah satu gejala gagal ginjal adalah mual dan muntah karena racun menumpuk di dalam tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan koma dan kehilangan kesadaran akibat hilangnya nafsu makan.

Untuk menjaga kesehatan ginjal, sebaiknya terapkan pola hidup sehat dan hindari makanan tinggi natrium, seperti makanan yang terlalu asin atau mengandung bahan pengawet, ujarnya.

Diskusi Hari Ginjal Sedunia 2024 tanggal 13 Maret 2024 bertema Ginjal Sehat untuk Semua/Tempo-Mitra Tarigan

iklan

Mereka juga berpesan untuk menghindari konsumsi minuman berenergi berlebihan: “Jalani pola hidup sehat, makan makanan sehat, jangan merokok, jangan terlalu banyak minum alkohol, olah raga, jangan kelebihan berat badan, kelebihan berat badan merusak ginjal,” tambah Dina. .

Selain menghindari makanan kaya natrium, Dina juga menyarankan untuk tidak melebihi kebutuhan protein harian karena terlalu banyak protein tidak baik untuk fungsi ginjal. Jumlah protein yang dianjurkan adalah 1 gram per kilogram berat badan.

Baca Juga  Monyet ekor panjang dapat dilihat di desa Sleman, 10 km dari Gunung Merapi.

Sedangkan bagi penderita diabetes atau tekanan darah tinggi yang memiliki genetik atau gaya hidup tidak sehat, sebaiknya memeriksakan urin secara rutin untuk mengontrol kedua kondisi berbahaya tersebut.

“Tekanan darah dan diabetes harus segera dikendalikan karena kedua penyakit ini pada akhirnya akan merusak ginjal. Diabetes, darah tinggi yang tidak diobati, jika tidak ditangani hingga tekanan darah normal akan merusak ginjal,” ujarnya.

Pilihan Editor: Alasan mengapa penderita penyakit ginjal stadium lanjut tidak disarankan berpuasa



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *