Wamendes PDTT memberikan arahan agar Gibra menang, pengerahan birokrat dan pejabat terjadi di Pilkada Solo dan Medan.

Uncategorized152 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaLangkah mengalahkan Presiden Joko Widodo atau keluarga Jokowi pada Pemilu 2024 dengan pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bukanlah hal baru. Kejadian serupa juga terjadi pada pemilu negara bagian atau Pilkada 2020.

Majalah waktu Rendah Menantu Jokowi, Mohamad Bobby Afif, bakal unjuk gigi untuk mengalahkan Nasution-Alia Rachman di Pilkada 2020. Bobby dan Alia terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

Kampanye untuk mengalahkan Bobby-Alia yang saat itu menduduki peringkat dua terjadi di tingkat kabupaten. Mahfud, salah satu kepala desa yang diminta melakukan pemungutan suara di Kantor Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, mengatakan, “Lurah meminta 60 persen suara Bobby di setiap TPS. Untuk mengalahkan Bobby.

Menurut Mahfoud, dalam pertemuan saat itu, petugas perlindungan lingkungan diminta mengumpulkan informasi dari 55 orang termasuk alamat, nomor telepon, dan nomor jaminan sosial serta memilih Bobby. Menurut Mahfud, perintah untuk mengalahkan Bobi datang dari Afrizal, Bupati Medan Perjuangan.

Pemilih dijanjikan Rp50 ribu per orang jika Bobby Nasush menang. Tak hanya iming-iming uang, para peserta rapat pun diancam akan dicopot dari kekuasaan jika tidak melaksanakan perintah untuk mengalahkan menantu Gibra tersebut.

Pasangan Bobby-Alia didukung delapan partai yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai NasDem, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Persatuan Indonesia, dan Partai Hanura. Saat itu, banyak sumber waktu Ia mengatakan ada instruksi dari pejabat pemerintah untuk mengalahkan Bobby-Alia.

Di Kota Surakarta, Jawa Tengah, pemilihan kepala daerah yang digelar pada 9 Desember 2020 mempertemukan Gibra dan Teguh Prakosa. Wakilnya berhasil meraih kemenangan telak atas rivalnya Baguio Wahono dan FX Supardjo. Kisah putra dan menantu Jokowi menang pemilu 2024 pun terjadi.

Baca Juga  Resep putri salju dengan variasi rasa yang berbeda-beda, ada Pandan dan Kacang Mete.

Upaya sedang dilakukan untuk memanfaatkan badan pemerintah ini. Wakil Menteri Desa, Pembangunan dan Transisi Daerah Terkena Dampak Paiman Raharjo. Paiman berupaya mengorganisir relawan Sedulur Jokowi untuk mengalahkan Gibra. Rapat persiapan panitia kerja dipimpin Payman pada Minggu, 29 Oktober 2023.

iklan

“Saudara-saudara, kami sepakat untuk menghadiri pertemuan kedua untuk membantu Mas Gibra memenangkan pemilu (pemilihan umum) 2024,” ujarnya. Paiman, disajikan dalam video pendek waktuSenin, 30 Oktober 2023.

Mantan Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo menyampaikan kepada para tamu bahwa hasil pertemuan tersebut akan dilaporkan kepada Jokowi. Menteri Sekretariat Negara Pratikno, dan anggota Tim pemenangan Prabowo-Gibran Roseanne Roselany, sekarang Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara. “Hasilnya nanti saya sampaikan ke Pak Pratikno dan Pak Jokowi,” kata Paiman.

Ditanya konfirmasi pertemuan tersebut, Paiman mengatakan pertemuan tersebut merupakan pertemuan rutin dengan anggota Sedulur. Meski demikian, ia mengaku organisasi yang kini dipimpinnya terang-terangan mendukung Gibran. Terkait kehadirannya dalam pertemuan tersebut, Paiman berdalih dirinya hanya menyaksikan pertemuan tersebut di balik layar.

Dia juga membantah terlibat dalam kelompok efektif. Ia pun mengaku bukan anggota panitia yang berupaya mengalahkan Prabowo-Gibra. “Saya pejabat pemerintah, itu tidak boleh,” ujarnya. Relawan sudah ada di sana sejak 2012, akunya.

Dalam pertemuan tersebut, Paiman meminta para anggota relawan segera membentuk struktur kepanitiaan. Mengangkat ketua panitia, sekretaris dan bendahara. Nanti Paman Eddie dan saya yang jadi sutradaranya, ujarnya dalam video tersebut.

Pilihan Editor: Utusan Istana di Pilkada Medan



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *