Waspadai banjir yang merusak kendaraan

Uncategorized162 Dilihat

GOOTO.COM, Jakarta – Musim hujan di awal tahun ini sudah mulai menunjukkan intensitas yang sangat tinggi. Memang, pada pekan ini, tepat setelah tengah hari pada Rabu, 27 Desember, hujan deras mengguyur kawasan Tangerang hingga tanggul jebol hingga menyebabkan salah satu parkiran basement sebuah kompleks apartemen di Sisak terendam banjir hingga puluhan kendaraan terendam.

Pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat diharapkan dapat menghindari beberapa titik yang berpotensi terjadi banjir di Jakarta. Tentunya para pemilik kendaraan diharapkan memarkir kendaraannya di tempat yang aman saat musim hujan.

Goto merangkum sejumlah hal yang patut diwaspadai para pengguna mobil dan sepeda motor bagi pembaca saat musim hujan.

1. Parkir bawah tanah

Pastikan kendaraan yang diparkir di basement tidak berada pada posisi paling bawah, sehingga ketika kendaraan disuruh berangkat akan lebih mudah untuk segera berangkat. Jika Anda memiliki tempat parkir di tempat tinggal Anda, pastikan untuk mendapatkan informasi dari pihak pengelola apartemen atau gedung apakah tempat tersebut jauh dari sungai atau dekat dengan tepian sungai.

2. Rumah langganan kebanjiran

Pindahkan kendaraan ke permukaan yang terlindung dari risiko banjir dan evakuasi. Jika Anda tidak sempat melepaskannya karena banjir akan datang, Anda bisa mengikat ujung cerobong dengan plastik. Jika mobil jarang digunakan, jika air masuk ke dalam garasi, angkat mobil dengan memanjangkan bagian bawah kendaraan dan pastikan air masih tertampung dengan aman dan tidak masuk ke dalam kabin.

3. Cara terjadinya banjir

Pastikan Anda memiliki jalur alternatif jika jalan utama yang biasa Anda lewati terendam banjir akibat hujan deras dan saluran air tersumbat.

4. Gunakan transportasi umum

Baca Juga  Profil Meghan Markle, istri Pangeran Harry

Jika Anda mendapat informasi bahwa jalan yang Anda tuju terendam banjir, Anda terpaksa harus pergi ke tempat kerja atau pulang ke rumah. Anda dapat meninggalkan kendaraan Anda atau meninggalkan kendaraan Anda di tempat yang aman, kemudian memilih menggunakan transportasi umum. Tentu saja transportasi umum akan dikenakan biaya, namun kendaraan akan lebih aman dibandingkan dengan risiko yang ada.

5. Kendaraan korban banjir

Jika kendaraan Anda macet dan menjadi korban banjir, pastikan Anda memiliki asuransi yang diperlukan untuk mendapatkan bantuan darurat untuk mengevakuasi kendaraan. Langkah pertama yang bisa dilakukan pemilik adalah melepaskan tegangan aki pada kendaraannya, agar tidak terjadi korsleting listrik. Cukup lepas kabel negatif sebelum merendam kendaraan.

Jika kendaraan tiba-tiba berhenti saat terjebak di genangan air, hindari menyalakan kembali kendaraan karena bisa saja terjadi korsleting atau air masuk ke ruang bakar. Jika dibiarkan akan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada mesin atau komponen kelistrikan. Serahkan pada perusahaan asuransi untuk menyelidiki kerusakan mobil tersebut agar konsumen pemilik asuransi dapat mengajukan klaim.

Laurentius Ivan Pranotto, Head of PR, Marcomm and Events Astra Insurance, mengatakan kendaraan yang terjebak banjir tidak boleh dipaksa bergerak karena berdampak pada keselamatan pengemudi.

“Kami sangat fokus pada keselamatan pelanggan. Ketika mereka mengetahui mobilnya terendam banjir, sebaiknya segera menghubungi Garda Sega melalui aplikasi myGarda atau Garda Access 24 jam. Tim kami selalu siap membantu pelanggan. Laurentius Ewan Pranotto mengatakan: “Jangan melakukan perbaikan sendiri atau menghidupkan mesin kendaraan yang kebanjiran.

Pilihan Editor: 4 Tips Keselamatan Berkendara Saat Melewati Banjir

Ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Ayo gabung di grup telegram, pilih grupnya Pergi ke

Baca Juga  Enak dijadikan camilan, biji nangka rebus punya banyak manfaat bagi kesehatan



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *